1.727 Orang Melamar Kerja di Malut Job Fair

Gubernur malut Saat menutup Job Fair 2026 di Tobelo

SOFIFI – Pemerintah Provinsi Maluku Utara menggelar  Job Fair 2026 selama dua hari di Tobelo Kabupaten Halmahera Utara, hanya  1.727 orag yang melamar kerja,  dari 3.000 lowongan kerja. dengan rincian 500 pelamar mendaftar secara luring (offline) dan 1.227 pelamar memanfaatkan sistem daring (online).

Kegiatan  Malut Job Fair tahun 2026 selama dua hari di Tobelo Halmahera Utara, resmi ditutup Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, dengan senyum hangatnya, kedatangan orang nomor satu di Pemprov Malut ini disambut riuh gembira oleh ratusan pencari kerja yang memadati lokasi acara.

Memulai arahannya, Gubernur memberikan suntikan semangat batin kepada para pencari kerja yang tengah berjuang meniti karier di dunia profesional. “ Percayalah, kalian tidak berjuang sendiri. Ada jutaan pencari kerja di luar sana yang merasakan hal yang sama, namun mereka terus konsisten berjuang menghadirkan karya terbaik,” ujar Sherly dengan nada suara optimis.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Malut yang telah sukses menggelar bursa kerja inklusif ini. Menurutnya, keterlibatan puluhan perusahaan penanam modal sangat membantu masyarakat, khususnya bagi para lulusan baru (fresh graduate). “ Saya yakin, melalui ajang Malut Job Fair ini, dampak yang dihasilkan akan sangat positif bagi kemajuan roda industri di daerah. Kegiatan ini hadir memberikan solusi konkret bagi pemenuhan hak atas pekerjaan bagi warga kita,” katanya.

Sherly menambahkan, pelaksanaan bursa kerja tahun ini menunjukkan performa yang jauh lebih baik dan terintegrasi dibandingkan tahun sebelumnya, bahkan di tengah situasi tantangan fiskal secara nasional. “ Di tengah himpitan kondisi fiskal nasional, Pemerintah Provinsi Maluku Utara terbukti masih mampu mempersembahkan pertumbuhan kesempatan kerja yang semakin sehat dan inklusif bagi masyarakat,” tandasnya.(rl)