Pada tanggal 23 April 2020 (7 hari kemudian), lanjut Rijja, RM kembali dilakukan Rapid test yang kedua oleh RSUD Weda hasilnya Reaktif.
Pertimbangan, kata Rijja perlu pemeriksaan dan penangangan lebihlanjut, oleh karena itu Tim Kesehatan melakukan konsultasi dan koordinasi dengan dokter konsultan Covid-19 Provinsi Maluku Utara (RSU Chasan Bosoeri Ternate), dengan kesimpulan perlu dirujuk ke Ternate dalam rangka penatalaksanaan pengambilan sampel PCR untuk dikirim ke Makassar.
“Dan Alhamdulillah pada tanggal 30 April 2020 hasil PCR menunjukkan hasil negatif,” tuturnya.
Sedangkan 2 orang lainnya sempat dilakukan pemantauan di Ternate dan dilaporkan hasil rapid test Non Reaktif. “Tim Gugus Tugas Covid19 tetap bekerja untuk Deteksi dini dan respon terhadap mereka yang datang dari wilayah terjangkit,” tutup Rijja. (udy)
