LABUHA – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha menutup sementara waktu ruang VIP dan kelas untuk pasien.
Penutupan ruang VIP dan Kelas karena beberapa waktu lalu ada pasien yang dirawat di VIP, namun pasien tersebut statusnya mengarah ke Pasien Dalam Pengawasan (PDP), sehingga pasien yang bersangkutan langsung di Isolasi, sehingga pihak manajemen RSUD Labuha tidak ingin kecolongan lagi, sehingga lakukan pembatasan sementara untuk pembenahan.
Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Halsel Daud Jubedi Minggu (7/6) mengatakan penutupan sementara karena ada 2 orang pasien yang pernah di rawat di ruang VIP dan ruang kelas mengalami gejala pneumonia, sehingga disterilkan kembali.
“Sesuai protokol kesehatan, jika ada pasien sudah memiliki gejala pneumonia, maka harus dikategorikan sebagai PDP,” kata Daud. Daud menjelaskan 2 orang itu sudah dirawat selama dua hari, maka yang pasti sudah banyak orang dan perawat yang bertugas di ruang VIP dan kelas yang kontak erat dengan PDP ini.
“Perawat yang kontak erat dengan PDP ini sudah melebihi 20 orang,” jelasnya.
Daud menambahkan demi keselamatan banyak orang, maka untuk sementara ruang VIP dan kelas ditutup selama 14 hari sampai dengan 21 Juni. Sementara untuk pelayanan umum tetap dibuka karena RSUD Labuha masih memiliki ruang bangsal, IGD dan ICU.“Pelayanan tetap di buka seperti biasa, namun ruang VIP dan kelas di tutup sementara,” ujar Daud. (nan)

