Mengenal Pulau Laigoma Sigap Berkarya Untuk Indonesia Raya

Anak-anak Pulau Laigoma

Pulau Laigoma Sabtu (15/08/2020) Mahasiswa Pecinta Alam Pesisir (Mapasir) Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Khairun Ternate melakukan kegiatan observasi dan sosialisasi selama tiga hari di Pulau Laigoma Kecamatan Kayoa Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). 

Pesona eksotis pasir putih serta beningnya air laut di pulau Laigoma dan menampakan ikan lumba-lumba yang menyambut kedatang tim Mapasir di kampung baru yang melengkapi keindahan tiada tara, bahkan terlihat juga beragam biota laut di sekitar perairan desa.

Kegiatan Observasi dan sosialisasi di Pulau Laigoma merupakan bentuk dari visi Mapasir Fakultas Perikanan Unkhair Ternate dari langkah awal untuk agenda pengabdian dari mahasiswa pecinta alam pesisir dibulan Desember 2020 mendatang.  Dengan melihat kondisi pulau-pulau kecil di Malut yang begitu tertinggal serta terkebelakangan, maka Tridarma mahasiswa menjadi sebuah kewajiban serta kepedulian pecinta alam pesisir untuk melakukan pengabdian, dengan tujuan menumbuh kembangkan rasa sadar memiliki terhadap pulau Laigoma serta berjiwa nasionalis cinta tanah air dan mengembangkan wawasan masyarakat terkait pengelolaan sumber daya alam.

Selain itu juga Mapasir melakukan pemetaan zonasi Sumber Daya Alam (SDA) dan ekowisata pulau Laigoma untuk mengexplorasi serta melakukan konservasi dan mengatur regulasi pariwisata Laigoma selama tiga hari berkunjungan.

Pulau Laigoma cukup indah, jika di nikmati namun cukup miris jika hadir serta mengenal lebih jauh keadaan masyarakat dan anak Laigoma yang harus ke sekolah dengan jalan laut dan tebing yang licin sewaktu-waktu bisa jatuh serta membasahi perjalanan ke sekolah SDN 55 Halsel.

Selain itu juga masyarakat Laigoma dengan mata pencarian perikanan dan pertanian susahnya mendapatkan fasiltas perikanan tangkapan dan  perlengkpan pertanian. 

Masyarakat Laigoma Hasanudin Hi.Saleh mewakili masyarakat Laigoma bersyukur dengan akan adanya pengabdian di pulau itu.

Kegiatan tersebut secara tindak langsung akan merubah pola pikir serta optimisme masyarakat bahwa adanya sentuhan pihak akedemik Univeritas Khairun. “Selain itu juga kami meminta agar ada perhatian dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk menangani sarana dan prasaran sekolah di Laigoma serta jalan perhubungan perkampungan  akses anak sekolah dari kampung lama ke kampung baru,” harap Udin tokoh masyarkat Laigoma.

Bertepatan dengan HUT RI ke 75 harapan mahasiswa pecinta alam pesisir fakultas perikanan dan kelautan Unkhair Ternate, akan melakukan expedisi pengabdian di pulau Laigoma dari hasil observasi tim Mapasir dilapangan yaitu dengan dua tahapan, fisik dan non fisik. Fisik antara lain penantaan ekosistem laut/darat dan pemolesan wajah pulau Laigoma sehingga mempermudah wisatawan untuk mengenal Laigoma serta melakukan pembenahan area sekolah. Untuk non fisik akan melakukan pendataan ekologi parairan Laigoma yang nantinya akan di bekukan dalam sebuah buku profil Laigoma. “Serta  program Mapasir mengajar ke sekolah dasar tentang cinta alam dan menanamkan cinta tanah air,” terang Lider Mapasir Andri Idwar.

Wakil Dekan III Fakultas Perikanan Irwan Abdulkadir, S.Pi.M.Si selaku Pembina sekaligus ayah dari anak Mapasir di konfirmasi mengatakan dari pihak fakultas perikanan dan kelautan Universitas Khairun Ternate akan mendorong dan mendukung sepenuhnya kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh UKM Mapasir, Formulasi kegiatan pengabdian sangat efesiensi dan efektif dalam pengembangkan daerah pulau-pulau kecil yang diketahui Maluku Utara adalah negeri kepualuan, dengan deretan pulau-pulau kecil begitu banyak di negeri ini.

“Kegiatan mapasir tersebut merupakan terobosan dari Dekan Perikanan Dr. M Janib Achmad dan pak rektor Prof. Husen Alting untuk mewujudkan mahasiswa yang siap mengabdi untuk bangsa dan tanah air Indonesia Raya,” ucap Wadek III Fpik Unkhair.(red/pn)

Komentar

error: Content is protected !!