Cuaca Buruk, Wings Air Alami Lonjakan Penumpang

Wings Air dibandara Pitu Morotai

DARUBA – Penutupan akses transportasi laut di wilayah Maluku Utara (Malut) yang disebabkan karena cuaca buruk dan gelombang tinggi, menyebabkan terjadi lonjakan penumpang pesawat di sejumlah penerbangan di wilayah Maluku Utara, salah satunya di Kabupaten Pulau Morotai.

Berdasarkan data Bandara Pitu, sejak tanggal 1 Desember penumpang yang datang dan berangkat menggunakan Pesawat Wings Air lebih dari 60 orang per hari.

“Dari tanggal 30 November masih standar di angka 50 orang datang, namun, sejak 1 Desember sudah mengalami lonjakan penumpang yang berangkat dari Morotai ke Ternate per hari sebanyak 63 orang dan datang dari Ternate juga sebanyak 63 orang. Sementara Jumat kemarin yang datang sebanyak 67 dan berangkat ke Ternate 66 orang,” ungkap Kasubsi Teknik Pelayanan dan Operasional Keamanan Darurat (TOKPD) UPBU Pitu Morotai, Ari Kurniawan Simin, kepada awak media, Jumat (3/12/2021).

Baca juga:  20 Anggota DPRD Morotai Menghilang

Lonjakan ini, menurut Ari, setelah BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca buruk, sehingga penumpang lebih banyak memilih menggunakan penerbagan transportasi udara. “Untuk syarat bagi penumpang masih sama diantaranya minimal satu kali vaksin dan juga antigen itu khusus di wilayah Maluku Utara. Untuk jadwal penerbangan sendiri selama satu Minggu itu penerbangan 4 kali yakni di hari Minggu, Selasa, Rabu, Jumat,” jelasnya.

Pantauan Fajar Malut, sampai dengan hari ini, Minggu 5 Desember Morotai masih mengalami hujan deras di sertai angin kencang. Sejumlah transportasi laut pun belum diizinkan. (fay)

error: Content is protected !!