Disperindag Ternate Pastikan Penataan Belakang Jatiland Mall Batal

TERNATE – Pemkot Ternate yang dalam beberapa bulan terakhir kemarin menggaungkan rencana penataan kawasan pusat kuliner belakang jatiland mall tahun ini hanya isapan jempol, karena rencana itu dipastikan batal dan tidak bisa terlaksana ditahun ini.

Setelah kegiatan pembangunan Kios Kuliner sebanyak 11 unit yang melekat di Dinas Perindag dipastikan tidak bisa jalan, setelah dua kali pelaksanaan tender gagal. Padahal sebelumnya, Pemkot sudah merelokasikan pedagang yang berjualan dibelakang mall ke pasar kota baru dan benteng oranje, dengan alasan akan dilakukan penataan kawasan tersebut oleh tiga OPD yakni Dinas Koperasi UMKM, Dinas PUPR dan Disperindag. Namun sudah dipastikan kegiatan yang melekat di Disperindag tersebut gagal dibangun tahun ini.

Baca juga:  Lapak Sudah Beraktifitas, Begini Respon Disperindag Ternate

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate Muchlis Djumadil mengatakan, penataan pusat kuliner belakang jatiland mall dengan alokasi anggaran 1,7 miliar di Disperindag tahun ini, namun dalam dalam pelaksanaannya dipastikan tidak bisa terlaksana.

“Untuk anggaran buat stand food sebanyak 11 unit batal, atau dipending pada tahun berikut,” katanya, pada Minggu (27/11/2022) kemarin.

Dikatakannya, pembatalan penataan kuliner dilakukan oleh Disperindag, karena sudah dua kali gagal tender. “Ini karena peminat saat tender juga kurang, mungkin karena limit waktu yang pendek,” kata dia.

Dia menjelaskan, dalam mekanisme tender itu jika pada pelaksanaan tender pertama dan kedua gagal, maka dikembalikan ke OPD untuk pengguna anggaran melakukan melakukan penunjukan langsung (PL).

Baca juga:  Pedagang Kuliner Belakang Jatiland Mall Ditata, Pekan Ini Mulai Relokasi

“Hanya saja setelah kita mengkaji, PL dengan durasi waktu satu bulan 11 unit kayaknya tidak bisa, yang nilainya 651.700.000,” jelasnya.

Sementara untuk item pekerjaan jalan menuju ke jalan Sultan Jabir Sjah melewati samping bank BCA dengan nilai 500 juta lebih kata dia, yang penandatangan kontrak kerja sejak akhir Oktober tapi sampai kini pekerjaannya tidak bisa terlaksana.

“Karena pemilik lokasi tersebut belum mengijinkan, sehingga kita sekarang masih dalam tahap koordinasi,” ungkapnya.

Dengan begitu Muchlis memastikan, pembagunan Kios Kuliner belakang Mall Jatiland sebanyak 11 unit itu tidak bisa dibangun tahun, untuk itu pihaknya berencana akan mengalokasikan anggaran pada tahun berikut jika diakomodir oleh TAPD, meski belum diakomodir dalam RAPBD tahun 2023 yang telah disampaikan ke DPRD,  karena saat itu proses tender masih jalan.

Baca juga:  PDP Covid-19 Asal Ternate Meninggal Langsung Dimakamkan

“Karena diwaktu penyusunan RAPBD itu proses tender lagi sementara jalan, jadi kita belum berani masukan, dan kita baru ketahui sekarang, jadi anggarannya tidak kita gunakan dan dikembalikan ke kas daerah,” tandasnya.(cim)

error: Content is protected !!