113.329 Penduduk Kota Tidore Terdaftar Dalam Program JKN 

Kantor Walikota Tidore

TIDORE – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan saat ini meraih predikat  Universal Health Coverage (UHC) karena telah mencapai 97,88 % penduduk yang terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Hal tersebut dipaparkan Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Ternate, Ivan Ravian beberapa waktu lalu dan perkuat kembali oleh Kepala Bidang Perluasan Pengawasan dan Pemeriksaan Peserta, Kantor BPJS Cabang Ternate, Ikya Ulumudin bersama Kepala Kantor BPJS Kesehatan Kota Tidore, Nurnisa Syamyu, saat melapor kepada Walikota Tidore Kepulauan Capt, H. Ali Ibrahim di ruang kerja Walikota Tidore.

Berdasarkan data Maret 2023, sebanyak 113.329 jiwa penduduk Kota Tidore Kepulauan atau 97,88% dari total jumlah 115.784 jiwa telah terdaftar pada Program JKN atau hanya menyisakan 2.455 jiwa penduduk yang belum terdaftar.

Walikota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim usai menerima perwakilan dari BPJS Kesehatan Ternate dan Kota Tidore tersebut, menjelaskan bahwa dirinya bersama wakil walikota beserta jajarannya telah membuktikan komitmen untuk memberikan  perlindungan kesehatan kepada hampir seluruh penduduknya, hal itu dibuktikan dengan meraih predikat UHC pada Program JKN di tahun 2023.

Baca juga:  RSUD Kota Maba Tambah Dua Dokter Spesialis

Ali Ibrahim menambahkan, dengan meraih predikat UHC maka Pemerintah Kota akan lebih membuka akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kota Tidore, yang sebelumnya masyarakat mengalami kendala dalam pelayanan kesehatan gratis dan tidak bisa mengakses layanan kesehatan karena terkendala biaya pendaftaran dalam program JKN, maka dengan UHC semua masyarakat bisa merasakan akses layanan secara langsung di fasilitas kesehatan, dengan hanya menggunakan KTP maka semua penduduk bisa mendapatkan layanan kesehatan secara paripurna di seluruh fasilitas kesehatan.

Sementara, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Ternate, Ivan Ravian menambahkan, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan telah membuktikan komitmennya untuk memberikan  perlindungan kesehatan kepada hampir seluruh penduduknya. Menurutnya untuk mewujudkan cakupan peserta seluruh penduduk, bukanlah hal yang mudah, ada banyak tantangan yang dihadapi diantaranya terkait ketersediaan data peserta yang didaftarkan harus valid dan ketersedian anggaran.

Baca juga:  Jasa Pelayanan BPJS Masuk Kas RSCB Hingga Juli, Jasa Pelayanan Terbayar Maret

Namun, berkat kolaborasi yang solid antara pemerintah Daerah Kota Tidore dengan BPJS Kesehatan, itu dapat diatasi dengan baik, sehingga sebagai bentuk apresiasi BPJS Kesehatan, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menjadi salah satu daerah yang diundang pada acara UHC Award pada 14 Maret 2023 mendatang. 

“Keberhasilan UHC ini merupakan buah kerja keras bersama antara Pemerintah Daerah Tidore Kepulauan dengan BPJS Kesehatan. Apresiasi setinggi-tingginya kepada kepada Pemerintah Daerah Tidore Kepulauan yang terus mendukung implementasi program JKN,” ujar Ivan.

Ivan menambahkan, dengan diraihnya UHC ini menjadi tahap awal dalam upaya memberikan perlindungan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat.

Dengan bertambahnya jumlah peserta JKN, maka jumlah peserta yang berobat ke fasilitas kesehatan juga akan meningkat.

Baca juga:  Kepala Daerah Harus Divaksin Pertama

Ia melanjutkan, penambahan jumlah peserta juga harus diimbangi dengan peningkatan mutu dan kualitas layanan kesehatan. Oleh karenanya, pihaknya akan terus mendorong fasilitas kesehatan yang bekerjasama untuk mengoptimalkan inovasi digitalisasi layanan untuk mempermudah peserta dalam berobat. 

“Kesiapan faskes dalam memberikan layanan pada masyarakat menjadi perhatian kita bersama. Dukungan dari pemerintah daerah juga sangat dibutuhkan untuk kesiapan layanan khususnya di Puskesmas dan RSUD Tidore,” kata Ivan. (hms)

error: Content is protected !!