Dampak Gempa Batang Dua, Pemkot Ternate Menyurat Dua Menteri

Rumah Yang Rusak di Batang Dua Akibat Gempa Bumi
Rumah Yang Rusak di Batang Dua Akibat Gempa Bumi

TERNATE – Untuk merespon kondisi kecamatan Batang Dua pasca gempa 7,6 skala richter dan mengakibatkan terjadi kerusakan rumah dan sejumlah fasilitas yang ada di kecamatan tersebut, untuk itu pada Selasa (7/4/2026) Pemkot Ternate menyurat ke Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman meminta bantuan untuk pembangunan rumah dan fasilitas yang mengalami kerusakan, selain itu Pemkot Ternate secara resmi juga menyurat ke Menteri Keuangan agar mempercepat pencairan DBH Kurang Bayar yang diperuntukan untuk penanganan bencana Batang Dua.

Sekda Kota Ternate yang juga Ketua Tim Penanganan Bencana Rizal Marsaoly mengatakan, mobilisasi logistic tahap dua yang dibawa Wali Kota sangat membantu warga yang masih menempati lokasi pengungsian sebanyak 1.966 jiwa, dengan jumlah total bangunan yang terdampak 233 unit.

Dikatakannya, untuk merespon dampak bencana gempa bumi di Batang Dua maka pada Selasa (7/4/2025) kemarin Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman telah menyurat ke Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman sesuai surat nomor 600.3/15/2026 tentang Usulan Penyediaan Rumah Khusus tertanggal 7 April 2026,  selain itu Wali Kota juga bermohon ke Menteri Keuangan dapat mempercepat penyaluran DBH kurang salur sebesar 66 milyar sesuai surat nomor 900.1/25/2026 tentang Permohonan Dukungan Anggaran Tanggap Darurat Bencana Alam tertanggal 6 April 2026 yang diteken Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman.

“Karena dengan adanya rasionalisasi ini maka mohon kiranya mendapat perhatian dari pemerintah pusat, paling tidak untuk daerah yang saat ini terkena dampak musibah gempa,” katanya, pada Selasa (7/4/2026).

Sekda menyebut, dari surat ke Kementrian Perumahan dan Kawasan Permukiman ini diharapkan, melalui program rumah tidak layak huni (RTLH) saat ini dapat diarahkan untuk membantu membangun umah warga dan sejumlah fasilitas yang mengalami kerusakan saat gempa 7,6 skala richter.

“Karena bangunan yang ada disana kita tidak bisa pastikan struktur bangunan yang ada itu masih bisa layak tinggal atau tidak, kita khawatir jangan sampai struktul bangunan itu sudah tidak kuat dan roboh, jadi dalam surat itu pak Wali meminta dukungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk membantu sejumlah fasilitas yang rusak terutama rumah warga,” ungkapnya.

Sekda mengungkapkan, bantuan logistic ke warga Batang Dua itu sudah tersalur pada dapur mandiri yang dikelola langsung oleh para pengungsi, untuk mengkoordinir sejumlah pengungsi yang telah ditarik masuk ke tempat pengungsian.

Lanjut Rizal, untuk memastikan kondisi warga disana maka dirinya akan kembali berangkat ke Batang Dua bersama Gubernur Malut Sherly Tjoanda, sesuai dengan surat yang dari Gubernur kepada Wali Kota yang meminta kunjungan Gubernur ke Batang Dua didampingi Sekda Kota Ternate pada Minggu (12/4/2026).*

Editor : Hasim Ilyas

Berita Terkait