TIDORE – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata terus mendorong pengembangan wisata sejarah, salah satunya melalui penataan Benteng Tahula dan Benteng Tore yang berada di Kelurahan Soasio.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tidore Kepulauan, Daud Muhammad, mengatakan, kawasan Soasio memiliki potensi besar sebagai pusat wisata sejarah karena terdapat tujuh situs bersejarah yang menjadi daya tarik utama.
Ketujuh situs tersebut meliputi Kedaton Kesultanan, Jembatan Kesultanan, Museum, Makam Sultan Nuku, Makam Sultan Zainal Abidin Syah, serta Benteng Tore dan Benteng Tahula.
Menurutnya, pembangunan kedua benteng tersebut didukung melalui anggaran Balai Pelestarian Kebudayaan atas usulan pemerintah daerah. Saat ini, Benteng Tahula masih dalam tahap pekerjaan dan belum sepenuhnya rampung.
“Meski belum selesai, animo masyarakat untuk berkunjung ke Benteng Tahula cukup tinggi, bahkan tidak hanya dari Tidore dan Ternate, tetapi juga dari luar daerah,” ujarnya.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

