HALTENG – Bentrokan antara masyarakat Desa Banemo dan Desa Sibenpopo yang terjadi pada 3 April 2026 berakhir damai. Konflik tersebut mengakibatkan kerusakan di Desa Sibenpopo serta menimbulkan korban dari kedua belah pihak.
Kedua belah pihak yang bertikai sepakat berdamai dalam pertemuan yang digelar di Desa Sibenpopo, Kecamatan Patani Barat, pada Selasa (7/4/2026). Suasana haru menyelimuti proses rekonsiliasi, dengan tulus saling memaafkan diiringi tangis haru.
Momentum penting ini ditandai dengan penandatanganan pernyataan bersama untuk perdamaian masyarakat Desa Banemo dan Desa Sibenpopo, sebagai komitmen bersama untuk mengakhiri konflik dan membangun kembali kehidupan yang rukun dan damai.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah bersama TNI/Polri, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat turut hadir dalam kegiatan silaturahmi tersebut, sekaligus menyatakan komitmen kuat dalam menjaga perdamaian di tengah masyarakat.
Dalam pertemuan itu, para pihak yang sebelumnya bertikai berikrar untuk kembali hidup berdampingan secara harmonis dan saling menjaga persaudaraan.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

