22 Tim Perebutkan Piala LP II Zona Malut di Stadion Marimoi

“Pelaksanaan kompetisi ini merupakan salah satu upaya dalam rangka meningkatkan kualitas olahraga khususnya para atlet sepak bola usia dini, untuk itu kepada para siswa agar  menanamkan prinsip dengan nilai-nilai positif dan melakukan perubahan menuju ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Sofyan berharap, dengan terselenggarannya Liga Pelajar ini dapat menjadi wadah bagi para pelajar untuk  mengembangkan bakat di bidang sepak bola sekaligus menghindarkan pelajar dari hal-hal negatif seperti tawuran dan penyalahgunaan narkoba.

“Mari sama-sama kita tingkatkan kualitas para pelajar sebagai generasi penerus bangsa melalui event ini, sehingga kedepannya akan muncul bibit-bibit unggul sebagai atlet andalan Sepakbola yang akan mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih tinggi,” ujarnya.

Dikesempatan yang sama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdulah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia atas terlaksananya event ini, dirinya juga menyebutkan akan berusaha untuk memasukan liga pendidikan ini pada Agenda Pendidikan.

“izinkan saya memberikan apresiasi kepada semua yang terlibat dalam event ini,  sangat luar biasa manajemen kepanitiaannya sehingga bisa mendatangkan tim-tim dari sekolah SMA sederajat yang ada di Maluku Utara, dan mudah-mudahan pada Liga pendidikan yang ke III nanti akan masuk pada Agenda Dikbud,” tandasnya. (hms/ute)