36 Lurah dan 46 Pejabat Eselon IV Dilantik

Pelantikan Lurah oleh Walikota Ternate

TERNATE – Jumat (19/11/21) pagi bertempat di aula kantor Walikota Ternate dilakukan pelantikan 36 orang Lurah dan 46 pejabat eselon IV di Pemkot Ternate, mereka yang dilantik ini masih di fokuskan pada kelurahan yang ada di pulau Ternate.

Pelantikan dilakukan Walikota Ternate M. Tauhid Soleman sesuai Keputusan Wali Kota Ternate Nomor : 821.2/KEP/3671/2021 tentang pengangkatan pejabat pengawas di lingkungan pemerintah daerah Kota Ternate. Dimana dari jumlah pejabat yang dilantik sebanyak 82 orang itu, dan diberhentikan dari jabatannya sebanyak 22 orang.

Mereka yang dilantik diantaranya Ari Akbar Tanlain sebagai Lurah Kalumata, Asri Bailussy jabatan baru Lurah Kayu Merah, Aisyah Togubu jabatan baru Lurah Mangga Dua, Sultana Momole Lurah Jati Perumnas, A Innayati Hasanuddin Lurah Ubo – Ubo, Lurah Bastiong Talangame Adha Novita, Lurah Mangga Dua Utara Zulkarnain Soamole, Lurah Maliaro Nurfani Handayani, Fauzan Ramon Lurah Makassar Timur, dan sejumlah lurah yang lain.

Selain itu dilantik juga Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat pada Kantor Kecamatan Kota Ternate Selatan Tamrin Djumati, Kepala Seksi Pelayanan Umum dan Kesejahteraan Sosial pada Kantor Kelurahan Mangga Dua Utara Mirna Tjapalulu, Kepala Seksi Pemerintahan pada Kantor Camat Ternate Utara Abdul Fatah, Kepala Seksi Pemerintahan pada Kantor Kecamatan Ternate Barat Arif Rauf.

Sementara, yang dinonjobkan yakni, Suhaieda Amin adminitrasi umum pada Kantor Kelurahan Kampung Pisang, Mega Safitri Amra pengadminitrasi Kepegawaian pada Kantor Kelurahan Soa Sio, Jaenal Abdjan pengadminitrasi umum pada Kantor Kelurahan Jambula.

Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman dalam sambutannya mengatakan, sebagai pejabat pengawas di lingkungan masyarakat harus mengutamakan pekerjaan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, atau 60 persen harus berada di lapangan, bukan berada didalam ruangan.

“Jadi harus dikurangi dalam ruangan, karena lurah sebagai pejabat publik, kalau tidak dilakukan manajemen pemerintahan lebih diutamakan yang harus bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat,” jelasnya.

Kata Tauhid, yang harus dilakukan melaksanakan tugas dan tidak melanggar aturan. Bahkan, akan diberikan orientasi tugas lurah, karena tugas bersentuhan langsung dengan masyarakat, kemampuan di wilayah itulah yang diutamakan sebagai lurah.

Meski begitu, lurah yang dilantik sebagian besar berasal dari kelurahan setempat yang juga bagian dari aspirasi dan keinginan masyarakat untuk dilantik sebagai lurah. Maka utamakan kerja-kerja di kelurahan, disiplin waktu dan selalu mengikuti kegiatan yang ada, dan mengikuti aturan yang ada.

Disamping itu, menurutnya, pengangkatan lurah diutamakan kepada orang yang tinggal di wilayah setempat yang betul-betul memahami karakter lingkungannya.

“Jadi tolong dijaga amanah yang diberikan ini sebaiknya, tidak hanya kepada lurah, tetapi sekretaris maupun pejabat pengawas lainnya,” pungkasnya. Walikota juga memberikan apresiasi kepada lurah dan perangkat kelurahan yg telah bekerja dengan baik sampai selama bertugas. “Bagi saudara yg dilantik hari ini, selamat saya ucapkan selamat bekerja. Tunjukkan kinerja terbaik dan pastikan pelayanan masyarakat berjalan maksimal,” tegasnya.(cim)