TERNATE– Pada Jumat (18/2/2022) sore sebanyak 80 pejabat di Pemkot Ternate di lantik Sekda Kota Ternate Jusuf Sunya, di sebabkan Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman berhalangan hadir. Dari 80 pejabat yang di lantik sebanyak 12 orang menduduki jabatan eselon III sesuai SK Wali Kota Ternate nomor 821.2/KEP/741/2022 tentang pengangkatan pejabat atau pejabat administrator dan pejabat pengawas, dan 68 orang di lantik pada jabatan kepsek termasuk kepala satuan pendidikan dasar sesuai SK nomor: 821.1/KEP/742/2022 tentang pengangkatan kepala sekolah di lingkungan Pemkot Ternate, dari jumlah tersebut sebanyak 42 orang kepala sekolah nonjob dan di kembalikan sebagai guru pada masing-masing sekolah yang di tentukan.
Sekda Kota Ternate Jusuf Sunya mengatakan, pelantikan di lakukan berdasarkan Permendikbud Ristek Nomor 40 Tahun 2021 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah, di mana guru yang di berikan penugasan sebagai Kepala Sekolah harus memenuhi persyaratan sesuai dengan pasal 2 pada Permendikbud Ristek.
Menurutnya, pendidikan merupakan kunci keberhasilan masa depan anak bangsa, bukan saja dari segi iptek, tetapi juga imtaq guna membentuk akhlak dan berkarakter. Dia juga mengingatkan, kepala sekolah yang baru di lantik terkait pekembangan teknologi informasi saat ini. Selain itu, kepsek harus mampu mengembangkan komptensi para guru agar mereka dapat memanfaatkan berbagai media dan metode guna menggairahkan semangat belajar anak.
Sementara para pejabat administrator dan pejabat pengawas di sebutkan, pelantikan itu sebagai evaluasi dari kinerja mereka selama ini dan pelantikan juga di maksudkan sebagai penyegaran organisasi secara keseluruhan dan juga untuk pengembangan karir seorang ASN.
“Mutasi kemudian pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini merupakan kewajaran dari sebuah dinamika kehidupan organisasi, guna pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan,” ungkapnya.(cim)

