DARUBA – Ketua Tim Percepatan Pembangunan Strategis Kabupaten Pulau Morotai, Abjan Sofyan, mengungkapkan semua fasilitas umum di Kota Daruba saat ini telah terpasang CCTV.
Hal ini, kata Abjan bertujuan sebagai sistem keamanan, guna untuk mengawasi dan merekam aktifitas di wilayah Kota Daruba.
“Saat ini yang sudah terpasang sebanyak 51 titik untuk indoor, dan 15 titik outdoor. Jadi di indoor kantor Bupati semua ruangan OPD sudah terpasang CCTV, kalau yang outdoor di luar itu baru di Pelabuhan Feri, Pelabuhan Speed, Pelabuhan Imam Lastori, Pasar CBD, Bandara, Rumah Sakit, Tugu Pancasila, Tugu Bintang, wilayah Samsat, Taman Kota, Army dock, Masjid Raya, dan Oikumene,” jelas Abjan saat dikonfirmasi, Rabu (23/3/2022).
Tahun ini, lanjut Abjan, rencananya akan kembali ditambah sebanyak 50 unit CCTV untuk indoor dan 8 unit untuk outdoor.
“Jadi sebagian besar CCTV kita pakai sistem FO atau kabel, yang pakai jaringan WiFi itu diluar yang jangkauannya cukup jauh seperti rumah sakit, pelabuhan feri dan bandara,” terangnya.
FO, bagi Abjan, sistemnya lebih mudah karena tidak bergantung pada jaringan.
“Kemarin kita gunakan WiFi ternyata banyak masalah, kami monitor juga susah, banyak kelemahan pakai WiFi. Sekarang kita sudah ganti dengan sistem FO. Dengan adanya kabel kita tidak lagi harapkan jaringan, sehingga monitornya lebih gampang, walau jaringan eror tidak terganggu,” katanya.
Selain wilayah Kota, menurut Abjan, di semua desa di Morotai juga akan dipasang CCTV, bahkan saat ini ada sebagian Kantor Desa sudah terpasang CCTV.
“Tapi kalau untuk desa bagusnya tanya langsung ke DPMD, karena anggarannya dari desa, jadi yang mereka (desa) yang langsung belanja CCTV-nya, makanya DPMD lebih tahu,” tuntas Abjan. (fay)

