Notice: Function register_uninstall_hook was called incorrectly. Only a static class method or function can be used in an uninstall hook. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 3.1.0.) in /home/fajarmal/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
8 Daerah di Malut Berpotensi Hujan Lebat - FajarMalut.com

8 Daerah di Malut Berpotensi Hujan Lebat

Kantor BMKG Stasiun Meteorologi Kelas 1 Babullah Ternate
Kantor BMKG Stasiun Meteorologi Kelas 1 Babullah Ternate

TERNATE – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate, merilis prakiraan cuaca di wilayah Provinsi Maluku Utara (Malut) untuk tiga hari kedepan.

Petugas Prakirawan BMKG Vianca Adjie Dwi Putra mengatakan, prakiraan cuaca dalam tiga hari kedepan secara umum di wilayah Maluku Utara (Malut) masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

Menurutnya, ada beberapa wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga satu minggu kedepan, meliputi wilayah Kabupaten Kepulauan Sula dan Taliabu, Jailolo, Labuha, Maba, Morotai, Tobelo, dan Weda dengan berpotensi hujan sedang hingga lebat. Sedangkan untuk wilayah Sofifi, Ternate, Tidore, masuk pada kategori hujan lokal dengan intensitas ringan.

Untuk tinggi gelombang secara umum di wilayah Maluku Utara, mencapai 0,5 hingga 2,5 meter. “Tapi untuk tinggi gelombang hingga paling signifikan berpotensi terjadi di perairan wilayah Samudera pasifik utara Halmahera, Laut Halmahera Utara dan Morotai, beberapa perairan itu yang tinggi gelombangnya mencapai 3 meter, kalau di wilayah yang lain termasuk Tobelo masih masuk dalam kategori gelombang sedang yakni 0,5 hingga 1,25 meter,” ujar Vianca sembari menyebut, kecepatan angin, secara umum berkisar 4 hingga 40 knot atau masih normal.

Vianca menambahkan, BMKG merilis bahwa hasil pemantauan terhadap anomali iklim global menunjukkan kondisi La Nina diprediksi masih akan terus berlangsung hingga Mei 2021, dengan intensitas terus melemah. Sementara itu, pemantauan kondisi Indian Ocean Dipole Mode (IOD) diprediksi netral hingga September 2021.

“Saat ini wilayah Malut masih terjadi fenomena La Nina, namun dengan intensitas lemah. Kendati demikian dari hasil analisis klimatologi La Nina akan mulai netral di awal Juni,” pungkasnya. (one)

Berita Terkait