BOBONG – Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu terus berupaya membenahi infrastruktur jalan lintas lingkar Taliabu. Kendati Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) minim.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pulau Taliabu, Suprayidno mengungkapkan, pada APBD Perubahan tahun ini, Pemkab Taliabu telah memprioritaskan jalan Salati-Beringin yang dianggarkan sebesar Rp 8 miliar.
Saat ini, kata Kadis PUPR yang baru dilantik Bupati Aliong Mus baru baru itu, peningkatan pembangunan jalan lintas utara Taliabu sementara dalam persiapan tender. Sementara jalan Beringin-Nggele dianggarkan pada anggaran perubahan tahun ini 5 kilometer.
Karena itu, ia meminta warga bersabar. “Jalur utara hampir keseluruhan dalam tahap persiapan tender. Mohon dukungannya semua,” kata Suprayidno ketika dihubungi wartawan Selasa (07/09/2021) siang kemarin.
Disinggung terkait visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Aliong Mus-Ramli dalam menyediakan infrastruktur jalan yang memadai bagi warga utara dan juga selatan Taliabu. Pembangunan jalan di bagian selatan pulau Taliabu yang dirancang adalah jalan rabat beton, dan sesuai janji Bupati Aliong Mus, dipastikan segera dilelang akhir tahun ini.
“Anggaran perubahan khusus selatan. Perencanaan jalan beton semua jadi akhir Desember semua sudah lelang. Jalan selatan secara keseluruhan sesuai janji pak bupati tetap semua kami prioritas tanpa terkecuali. Dan tahun ini ada lanjutan jalan di Pencado-Lapen,” ungkapnya. Salah satu dari sekian banyak warga keluh kesah terkait kondisi jalan Salati- Beringin. Anwar La Unga, misalnya, dalam akun facebook yang di postingan di group FB Taliabu Community dengan nada menyindir kebijakan pemerintah daerah.
“Biarpun begini kenyataannya harus kami lewati, tapi kalau mereka (Pemda) pasti rubah transportasi darat ke laut. Nasib Rakyat..,.” tulis Anwar pada status facebook-nya Selasa (07/09/2021) siang kemarin. (bro)

