9 Bulan Bandar Togel di Morotai ‘Nyaman Beroperasi’ Meski Digugat Warga

Baru sebulan beroprasi warga mulai resah. Tepatnya September 2025, sekelompok mahasiswa mendatangi Polres Morotai untuk menggelar hering. Tuntutan tegas yaitu tangkap bandar dan tutup operasi togel.

Namun karena tidak ada tindak lanjut konkret dari aparat. Pada November 2025, Mahasiswa kembali turun ke jalan. Aksi demo digelar untuk mendesak kepolisian bertindak. Hasilnya tetap nihil. Bandar tetap beroperasi.

Hingga kini pun tidak ada informasi penangkapan bandar atau penggerebekan. Aktivitas togel justru disebut makin masif.

Bahkan, Minggu 3 Mei 2026, Media ini masih menemukan bukti pemasangan nomor togel di lapangan. Bukti ini menguatkan dugaan bahwa jaringan togel masih nyaman beroperasi.

Togel yang masih beroperasi 9 bulan sejak diprotes mahasiswa menunjukan lemahnya penindakan aparat Kepolisian.

Berdasarkan Pasal 303 KUHP dan UU No 7 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian sudah jelas melarang segala bentuk perjudian. Ancaman pidana bagi bandar maksimal 10 tahun penjara.

Belum lagi, Kapolda Maluku Utara telah berulang kali menegaskan komitmen memberantas perjudian di wilayah Malut. Namun implementasi di Morotai justru berbanding terbalik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Pulau Morotai terkait mandeknya penanganan judi togel. (fay)