TERNATE – Adanya perubahan status zona kota Ternate dari kuning ke oranye, namun aktivitas belajar di sekolah masih tetap jalan dengan sistem simulasi. Para siswa dan sekolah harus menerapkan protokol kesehatan, jika itu tidak jalan, maka dengan terpaksa sekolah akan ditutup dan belajar melalui daring.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate Ibrahim Muhammad mengatakan, pihaknya sudah mendapat kabar dari satgas bahwa status zona telah berubah.
“Jadi kita menerapkan simulasi, dimana diatur shift belajar untuk siswa,” katanya, Minggu (22/11/2020).
Dikatakannya, jika sampai ada sekolah yang melanggar protokol kesehatan maka akan ditutup. “Karena ini bukan di buka tatap muka, tapi simulasi,” ungkapnya. Dikatakannya, aktivitas belajar siswa di sekolah sama dengan pekan kemarin, yang mana shift masih berlaku.
“Nanti besok (hari ini, red) saya akan rapat dengan kepala sekolah. Kalau nanti ada yang lalai menerapkan protokol kesehatan kita langsung balik lagi ke daring dan luring, untuk itu saya pertegas orang tua juga mohon perhatiannya agar memperhatikan protokol kesehatan ini, nanti satgas juga akan kita minta pantau seluruh sekolah,” tegasnya.(cim)

