TIDORE – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) telah selesai, masing-masing paslon saling mengklaim kemenangan, namun baiknya, penetapan suara terbanyak secara resmi harus menunggu KPU setempat melakukan pleno penetapan.
Sementara itu Hitung cepat pemilihan kepala daerah Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, paslon dengan nomor urut 2 yakni Ali Ibrahim-Muhammad Sinen (AMAN) masih memimpin perolehan suara sementara di sejumlah kecamatan di Kota Tidore.
Berdasarkan data tim pemenangan, paslon nomor urut 2 Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen unggul 27.344 suara, sementara paslon nomor 1 Basri Salama-Guntur Alting mendulang 14.163 suara dan Paslon nomor urut 3 Salahuddin Adrias-M. Djabit Taha memperoleh suara sebanyak 17.758. Data tersebut merupakan hasil hitung cepat di 8 Kecamatan yang ada di kota Tidore Kepulauan.
Sementara berdasarkan Sirekab KPU Kota Tidore Kepulauan, paslon nomor urut 2 Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen masih tetap unggul dengan perolehan suara 43.8 persen sementara paslon nomor 1 Basri Salama-Guntur Alting 30.3 persen dan paslon nomor urut 3 Salahuddin Adrias-M. Djabit Taha 25.9 persen.
Meski sudah dipastikan melanjutkan kememinpinan untuk periode kedua, paslon AMAN mengimbau agar pendukung dan simpatisan tidak terlalu eforia dan bersama-sama menjaga keamanan Kota Tidore Kepulauan.
“Saya imbau kepada seluruh simpatisan warga masyarakat Tidore Kepaulauan secara keseluruhan, mau nomor 1 nomor 2 maupun nomor 3, perhelatan politik ini sudah selesai dan perbedaan itu sudah berakhir hari ini (kemarin). Jadi harapan saya, mari kita sudahi perbedaab itu, mari kita sama-sama benahi Kota Tidore kedepan lebih maju dan lebih aman sesuai cita-cita pada visi-misi kami berdua,” kata Muhammad Sinen, Rabu (09/12/2020). Ayah Erik biasa disapa ini berharap dapat merangkul ke dua paslon dan para tokoh untuk membagun Kota Tidore yang lebih baik lagi.
“Torang punya tanggung jawab yang sama untuk mengurus Tidore kedepan,” pungkasnya. Paslon dengan nomor urut 2 tersebut sejak awal sudah diprediksi akan memenangan Pilkada Tikep, sebab masyarakat masih menginginkan paslon tersebut untuk melanjutkan kepemimpinannya. (red)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

