Belajar Mengajar Tetap Dengan Protap Covid-19

Walikota dan Sekot saat memantau proses belajar mengajar

TIDORE – Setelah melakukan sidak di Apel Gabungan, pada Senin kemarin d Hari pertama kerja di Tahun 2021, Walikota Tidore Kepulauan, Capt.  Ali Ibrahim bersama Pj Sekretaris Daerah, Muhammad Miftah Bay, Kepala Dinas Pendidikan Ismail Dukomalamo dan Camat Oba Utara, Saifuddin H. Gamtohe kembali mengunjungi sejumlah Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Oba  Utara. Pada Selasa (05/01/21).

Kunjungan tersebut dalam rangka memantau langsung proses belajar mengajar secara tatap muka oleh peserta didik dan tenaga pengajar (guru) yang dilakukan dua kali dalam seminggu akibat masih dalam masa Pandemic Covid-19.

Dalam kunjungan tersebut, Walikota memastikan proses belajar mengajar sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditentukan,  dimana para siswa/siswi disetiap sekolah yang dikunjungi oleh Walikota itu semuanya tertib dalam menjalankan Protap Covid-19.  Sehingga para siswa dalam proses belajar mengajar diatur menjaga jarak, dan menggunakan masker baik untuk para siswa maupun guru itu sendiri.

Sekolah yang dikunjungi Walikota,didampingi Pj. Sekertaris Daerah dan Kepala Dinas Pendidikan itu diantaranya, SD Negeri 1 Bukit Durian , SD Negeri 1 Balbar, SD Negeri Galala, SD Negeri 1 Guraping, SMP Negeri 11 Tidore Kepulauan, SMP Negeri 5 Tidore Kepulauan dan SMP Negeri 26 Kota Tidore Kepulauan.

Wali Kota Tidore Kepulauan, Capt. Ali Ibrahim dalam kunjungan tersebut mengatakan bahwa, proses belajar mengajar pada kondisi pandemi diharapkan agar tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik sehingga dapat mencegah penularan Covid-19 di Kota Tidore,

“Hari ini Pak Walikota datang liat ade – ade belajar, jangan lupa sering mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, jaga jarak, menggunakan masker saat proses belajar mengajar maupun aktivitas lain serta jangan melawan orang tua dan Guru, dan jangan lupa belajar yang giat,” kata Ali Ibrahim kepada para siswa.

Walikota juga menitip pesan kepada guru-guru agar banyak memberikan  pekerjaan rumah (PR) kepada siswa-siswi, agar bisa belajar dirumah pada masa pendemic Covid-19 ini. (ute)