Pendapatan Daerah Capai Hampir 200 Persen

Kantor Walikota Tidore

TIDORE – Badan Pendapatan Asli Daerah (Bapenda) Kota Tidore Kepulauan dibawah Kepemimpinan Abd. Rasyid Fabanyo mampu mencetak prestasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tikep dari tahun ke tahun.

Buktinya di tahun 2020 kemarin, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tidore Kepulauan yang ditargetkan sebesar 46 Milyar, kemudian di rasionalisasi karena adanya bencana non alam berupa Covid-19 sehingga ditetapkan sebesar Rp. 41 Milyar. Namun realisasi sampai pada akhir bulan desember sukses menembus angka sebesar Rp. 78 Milyar.

“Saya tidak mau menyebut ini sebagai prestasi, karena saya tidak mau membanggakan diri sendiri, bagi saya ini adalah keberhasilan bersama dari semua objek pajak yang ikut berpartisipasi dalam meningkatkan PAD Kota Tikep,” ungkapnya Kepala Bapendda Kota Tikep, Abd. Rasyid Fabanyo saat ditemui, di ruang kerjanya pada, Kamis, (7/1/21).

Lebih lanjut, Abd. Rasyid mengatakan bahwa indikator peningkatan PAD Kota Tikep ini diantaranya Retribusi Daerah, RSUD Kota Tikep, BPJS dan Jampersal.

“Setelah adanya Covid-19, terdapat beberapa komponen pajak yang kami tidak pungut karena melihat kondisi ekonomi di musim pandemi, misalnya seperti pajak untuk rumah makan di Tugulufa, beserta minimnya orang untuk menyebrang dari Tidore ke Ternate, karena hampir sebulan dilarang untuk bepergian keluar,” jelasnya. (ute)

Berita Terkait