TERNATE – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate, memprediksi puncak berakhirnya fenomena La Nina di wilayah Maluku Utara pada bulan Juni 2021.
Kepala BMKG Kota Ternate, Djoko Sumardiono, Kamis (21/01/2021). mengaku, dari hasil pengamatan pergerakan fenomena La Nina, saat ini masuk pada level menengah.
Menurutnya, La Nina merupakan fenomena iklim yang menambah perubahan cuaca pada masanya. Apabila fenomena ini terjadi pada musim hujan, maka akan menambah potensi curah hujan diatas rata-rata. Sebaliknya, bila terjadi pada musim kemarau, maka kemaraunya tidak kering tapi basah, misalkan di musim kemarau dalam 6 bulan setiap bulannya pasti ada terjadi hujan.
“Untuk pergerakan La Nina ini yang pastinya di bulan Maret dan April akan mulai melemah dan prediksinya di Juni sudah akan berakhir,” tutupnya.(one)

