TERNATE – Dinas Pemberdayaan Pengendalian Penduduk dan KB Kota Ternate, menetapkan 8 Kelurahan Keluarga Berencana menjadi Kampung Keluarga KB, yakni Kelurahan Bastiong, Tubo, Moya, Afe Taduma, Tafraka, Moti Kota, Lelewi dan Loto.
Kepala Dinas Pemberdayaan Pengendalian Penduduk dan KB Kota Ternate, Fathiyah Suma menyatakan, pengelolaan kampung KB ini untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat melalui pelayanan program bangga kencana, partisipasi aktif dan pembangunan yang terintegrasi lintas sektor.
“Sehingga kelurahan dengan kriteria tertentu dimana terdapat keterpaduan program bangga kencana,” kata Fathiyah di Royal Resto, Senin (25/01/2021).
Fathiyah menyebutkan, salah satu upaya yang akan dilakukan melalui sejumlah program untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kelurahan setempat. Hal itu berdasarkan peraturan presiden nomor 18 tahun 2020 tentang RPJMN tahun 2020-2024, BKKBN telah mendapatkan mandat untuk berkontribusi pada dua agenda yang menjadi prioritas.
“Dua agenda ini untuk meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing dan revolusi mental dan pembangunan kebudayaan,” sebut Fathiyah. Fathiah menambahkan, adapun penguatan regulasi melalui surat keputusan Wali Kota Ternate Nomor :190/II.13/KT/2018 tentang perangkat kerja pelaksanaan program kegiatan di kampung KB.
“Olehnya itu, untuk mewujudkannya program tersebut tidak bisa bergerak sendiri, melainkan membutuhkan bantuan organisasi perangkat daerah atau OPD, terdiri dari Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan Pangan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan daerah dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan,” tandasnya.(one)

