DARUBA – Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Goa Hira, Bere-bere, dan Maba Kecamatan Morotai Utara, terancam rusak akibat abrasi pantai.
Menurut warga setempat, dalam setahun terakhir sudah belasan kuburan yang amblas ke laut akibat abrasi. Bahkan dalam sebulan terakhir ini sudah empat kuburan yang tenggelam ke laut. Namun sejauh ini belum ada upaya dari Pemkab Pulau Morotai untuk memperbaiki.
“Kami dengan masyarakat dengan alat seadanya mencoba memperbaiki sisa-sisa puing-puing yang berhamburan di bibir pantai, sudah sebulan ini sudah empat kubur yang sudah di terjang oleh ombak,” ungkap Ilham salah satu warga Desa Maba kepada wartawan, Senin (8/2/2021).
Melihat kondisi abrasi yang semakin parah, masyarakat berharap agar ada upaya dari Pemkab setempat untuk membuat langkah-langkah antisipasi. “Kami berharap agar secepatnya Pemkab mengantisipasi, karena langkah sementara kita juga hanya gunakan karung yang diisi pasir, dan juga kayu untuk penahan air,” katanya.
Terpisah, Camat Morotai Utara Marwan Sidasi saat dihubungi mengaku masalah abrasi di TPU tiga desa tersebut sudah di sampaikan ke instansi terkait. “Yang jelas kamarin 2019 sudah di usulkan dan sudah di respon oleh Pemkab dalam hal ini Dinas PU sudah mengganggarkan itu tinggal menunggu saja kapan untuk dikerjakan,” timpal Marwan.
Marwan juga membenarkan, jika ada upaya dari warga setempat untuk membuat talud manual dari karung berisi pasir untuk mengantisipasi agar abrasi tidak membesar.
“Talud menual yang dibangun sekitar 100 meter, hanya saja saat ini kan musim ombak jadi abrasi memasih tetap terjadi. Yang jelas kami dari pemerintah kecamatan tidak tinggal diam. Bahkan kami sudah koordinasi soal tempat pengkuburan, hanya saja di desa-desa di kecamatan Morotai Utara itu terkendala lokasinya yang susah karena lahan untuk betul-betul tempat kuburan itu rata-rata daerahnya rawa,” pungkas Marwan.
Sementara, Kadis PU Pulau Morotai, Abubakar A Rajak, ketika dikonfirmasi mengatakan, soal abrasi di TPU tiga desa itu tahun ini segera di perbaiki. “Segera dikerjakan untuk takudnya langsung parmanen,” singkat Abubakar. (fay)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

