DARUBA – Para pegawai kantor Bupati Kabupaten Pulau Morotai akhir-akhir ini diresahkan dengan munculkan belasan ekor ular dari plafon ruang kerja sejumlah pegawai.
Dari informasi yang diperoleh Fajar Malut, para pegawai yang mengaku sering menemukan ular-ular tersebut yakni pegawai Disperkim, PUPR, ruang audit BPK, Inspektorat dan BKD.
“Ia banyak sekali di atas plafon. Saya pe ruangan itu ular banyak sekali dan saya so pindah di ruangan sebelah. Dia keluar satu kali ada 2 ekor, tapi diperkim sering keluar,” ungkap salah satu pegawai Perkim di ruang kerjanya, Rabu (23/2/2021) yang enggan disebutkan nama.
Hal senada juga dikatakan Sekretaris Inspektorat, Alprit Santiago, bahwa pernah ditemukan ular di dalam AC ruang Kepala Inspektorat.
“Di ketua pak (Inspektorat) pe dalam AC pernah dapa ular, tapi so mati, tong kerja juga tako buka jendela, tako ular masuk,” keluhnya. Sementara menurut Pegawai di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR), ular-ular itu banyak ditemukan keluar dari lubang plafon yang bocor.
“Satu ekor disini dia keluar dari Gipsun kebutulan anak-anak ruangan sini banyak dong kaluar dong tako kong, terus ada yang pukul ular itu kase jatuh,” tuturnya. “Kalau di tong BKD sini sudah tiga kali,” ungkap salah satu pegawai BKD. (fay)

