TERNATE – Sebagai upaya mensinergikan Pengelolaan Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Respinsibility) Kota Ternate tahun 2021, Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, melalui Bagian Adminiatrasi Pembangunan (Adbang) melaksanakan Rapat Koordinasi Forum TJSP Kota Ternate pada Kamis (8/4/21) di lantai III kantor Wali Kota Ternate.
Kegiatan ini dibuka Pj. Wali Kota Ternate Hasyim Daeng Barang, perwakilan Bank Indoneaia (BI) Maluku Utara, Asisten III Thamrin Alwi, Kabag Adbang Setda Kota Ternate Subchan Hayatuddin, para pimpinan BUMN, BUMD di Kota Ternate, serta stakeholder lainnya.
Pj.Wali Kota Ternate Hasyim Daeng Barang mengatakan, pelaksanaan rapat koordinasi forum komunikasi CSR Kota Ternate tahun ini, merupakan bentuk komitmen bersama untuk mendukung terciptanya pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development).
Menurutnya, penerapan program CSR merupakan salah satu bentuk implementasi dari konsep tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) yang mempunyai arahan rujukan dengan mengatur hubungan seluruh kepentingan pemangku kepentingan (stakeholders).
“Untuk itulah, kita hadir pada rapat koordinasi ini untuk penyatuan persepsi dan upaya mencari solusi atas permasalahan urgent yang dialami Kota Ternate saat ini, yaitu permasalahan persampahan dan air bersih,” katanya. Dikatakan, pelaksanaan kegiatan rapat koordinasi yang digelar merupakan bentuk tindak lanjut atas Keputusan Wali Kota Ternate No, 41/15/14T/2020 tentang Pembentukan Forum Komunikasi Pengelolaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (CSR) Kota Ternate Tahun 2019-2022.
Dia berharap kemitraan ini tetap terjalin dengan baik, apalagi di masa Pandemi Covid-19, yang salah satu protokol kesehatan mengharuskan masyarakat mencuci tangan dengan menggunakan air bersih yang mengalir serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat. “Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh perusahaan BUMN, BUMD maupun stakeholder lainnya yang berpartisipasi dalam proses pembangunan Kota Ternate yang lebih baik,” tutupnya.
Sementara Ketua Forum Komunikasi CSR Kota Ternate Subhan Hayatuddin menyebutkan, kegiatan ini merupakan upaya pemerintah untuk mensingkronkan kegiatan CSR stakholder dengan program Pemerintah Kota Ternate.
Dikatakannya, secara umum masih terdapat sejumlah masalah terutama penanganan sampah dan krisis air bersih di Kota Ternate. Untuk itu dia berharap dengan kegiatan tersebut Forum Komunikasi CSR Kota Ternate, dapat menyamakan persepsi dengan stakholder BUMN dan BUMD dalam membangun Kota Ternate.
Pada kegiatan tersebut, Pemkot Ternate juga memberikan piagam penghargaan kepada kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) dan Bank Negara Indonesia (BNI) atas dukungannya terhadap program-program) Pemkot Ternate.
Penghargaan diberikan kepada kantor perwakilan BI, Maluku Utara atas dukungannya dalam membangun 40 sumur resapan di Kecamatan Ternate Utara. Sedangkan, penghargaan untuk BNI diserahkan sebagai bentuk apresiasi Pemkot atas dukungan, partisipasi dan kepedulian BNI dalam penanganan sampah di Kota Ternate, dengan menyerahkan bantuan CSR 20 unit angkutan sampah jenis kaisar. (cim)

