Pemda Menyerah, Protes Pilkades Diakomodir

Aksi protes pelaksanaan Pilkades

SANANA – Aksi protes hasil screening pada Pilkades serentak 2021 di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) yang dilakukan beberapa kali kemarin, akhirnya mendapatkan hasil menggembirakan. 

Melalui rapat Forkopimda telah memutuskan 19 desa yang peserta Calon Kepala Desa (Cakades)-nya 5 orang diakomodir kembali.  Ke 19 desa tersebut diantaranya, Desa Capalulu, Wai U, dan Wailoba, Kecamatan Mangoli Tengah. Di Kecamatan Sanana, Desa Fagudu dan Wai Ipa. Kecamatan Mangoli Selatan, Desa Buya. 

Sedangkan di Kecamatan Sanana Utara, Desa Bajo dan Fukweu. Kecamatan Sulabesi Tengah, Desa Waiboga dan Soamole. Selanjutnya Desa Kawata, Waisum, Kecamatan Mangoli Utara Timur. Desa Kou dan Waitamela, Kecamatan Mangoli Timur. Kecamatan Mangoli Utara, Desa Modapuhi dan Sanihaya. 

“Ini hanya untuk desa-desa yang Cakadesnya lima orang saja. Jadi untuk di Pulau Mangoli itu 11 desa dan Pulau Sulabesi itu 8 desa, total 11 desa,” kata Burhanuddin Buamona, koordinator aksi usai Rapat bersama Forkompinda di Istana Daerah (Isda), Senin (26/04/2021).

Dengan keputusan Forkopimda tersebut, maka keputusan kelulusan screening sebelumnya yang ditetapkan Panitia Kabupaten dengan sendirinya batal. Diketahui dari total 78 desa di Sula yang akan menggelar hajatan Pilkades, hanya 47 desa yang ikut screening karena Cakadesnya lebih dari 5 orang. Sedangkan 31 desa lainnya tidak mengikuti screening karena kurang dari 5 orang.  Meskipun demikian, massa aksi menuntut agar desa-desa yang Cakadesnya 6, 7, 8 sampai 9 orang harus diakomodir sampai 5 orang.

“Karena ada desa yang pesertanya lebih dari 5 orang hasil screening yang lulus hanya 2 sampai 3 orang saja. Karena kita minta agar digenapkan 5 orang,” desak Burhanudin.  Jika aspirasi tersebut diakomodir, mantan anggota DPRD Kepsul itu menambahkan, maka dipastikan tidak ada lagi gelombang protes aksi demonstrasi. “Kalau ini juga diakomodir, dipastikan aman dan Pilkades berjalan lancar,” ucapnya. 

Menindaklanjuti permintaan tersebut, Forkompinda yang dipimpin Sekda Kepsul Syafrudin Sapsuha, Kapolres dan Dandim Sanana serta panitia Pilkades Kabupaten lanjut membahasnya malam tadi. “Mereka akan bahas lanjut. Kita berharap bisa diakomodir,” harap Burhanudin.(nai)