Kelebihan Batubara Diduga Penyebab Kebakaran

WEDA – Ledakan terjadi di pabrik milik PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), tepatnya di bagian smelte A tungku 1, Selasa (15/06/2021) sekitar pukul 6.00 Wit menyebabkan 20 pekerja terluka. Namun 6 orang diantaranya mengalami luka bakar berat dan sedang.

Terkait ledakan tersebut, Kapolres Halteng, AKBP Nico A. Setiawan kepada media ini menjelaskan, sekitar pukul 19.00 Wit Polres Halteng baru menerima informasi telah terjadi kebakaran di lingkungan perusahan PT IWIP.

“Setelah kita dalami dan melakukan penyelidikan mendapat informasi bahwa kejadian kebakaran itu terjadi pada pukul 6.00 Wit pagi di Smelter A, tungku satu,” ucap Nico. Nico mengatakan, informasi yang didapat bahwa dari ledakan tersebut diakibatkan 20 orang mengalami korban, 15 orang alami luka-luka dan lima mengalami luka berat dan sedang.

“Namun demikian hasil konfirmasi terakhir tadi pagi (kemarin) bahwa yang saat ini dalam perawatan ada 6 orang, 3 WNA asal Cina dan 3 WNI,” ujarnya. Dikatakannya, dari 6 korban ini 3 mengalami luka berat yang diberangkatkan ke Jakarta untuk penanganan lebih lanjut. “Tiga orang ini adalah satu orang WNA dan dua WNI,” tuturnya.

Dari keterangan sementara, lanjut Kapolres, penyebab kebakaran diduga adanya kelebihan muatan dari batubara yang ada di dalam tungku, sehingga mengakibatkan percikan api yang sangat besar sehingga mengakibatkan kebakaran. “Namun demikian juga ada dugaan lain bahwa adanya kondisi tidak stabil yang ada di dalam smelter itu,” katanya.

Kapolres menambahkan, untuk memastikan penyebab ledakan itu jajaran Polres Halteng melakukan olah TKP sekaligus mengirim surat ke Labfor (laboratorium forensik) di Makassar untuk turun melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mencari penyebab kebakaran. “

Rencana meminta keterangan ahli terkait penyebab yang muncul, sehingga terjadinya ledakan,” sebutnya. Nico juga mengaku, saat ini Polres Halteng melalui Kasat Reskrim, IPTU Saimima sedang mendata saksi yang berkaitan dengan kejadian.

“Yang sudah pasti kami akan mengambil keterangan dari manajer safety perusahaan, pihak rumah sakit perusahan dan saksi yang melihat langsung atau yang terkena dampak langsung dari peristiwa itu,” pungkasnya. Sementara Manajemen PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) melalui pesan whatsapp membenarkan adanya kebakaran yang terjadi di pabrik smelter A pada Selasa (15/06/2021).

Menurut penjelasan Deputy Manager Media and Communications, Agnes Ide Megawati saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini kondisi smelter A sudah under control, beberapa hari ke depan dilakukan investigasi dan perbaikan. Dia juga menjelaskan, tim HSE IWIP sangat siaga sehingga medical evacuation dapat dilakukan segera terhadap karyawan yang terluka. “Para korban sudah mendapatkan perawatan intensif dan tidak ada korban jiwa,” ucapnya. Atas kejadian itu pihak IWIP mengaku hanya 6 orang yang mengalami korban luka bakar dan sudah dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. (udy)