JAILOLO – Modus penangkapan ikan dilaut dengan menggunakan bom hingga kini masih marak di Kabupaten Halmahera Barat. Salah satunya di perairan pesisir Kecamatan Jailolo Selatan (Jalsel).
Kendati sudah dilarang. Bom ikan yang di wilayah pesisir Jailolo Selatan itu sering terjadi setiap pekan. Para pelaku tetap saja lolos. “Bom ikan itu setiap hari Jumat ketika warga sedang melakukan sholat Jumat, dan mereka punya kesempatan melakukan aksinya,” kata Camat Jailolo Selatan, Fahmi Hi Anhar, Rabu (16/6/2021) kemarin.
Pelaku yang sering melakukan bom ikan itu diduga berasal dari warga Desa Gueriah Kecamatan Jailolo. “Yang sering Bom ikan Warga Guaeriah. Dan saya sudah sampaikan kepada pak Camat Jailolo agar mengambil langka pada warganya untuk tidak melakukan hal serupa,” ungkapnya.
Terkait tindak lanjutnya, Fahmi mengatakan, dirinya sudah melaporkan ke Polsek Jailolo Selatan. “Saya sudah laporkan masalah ini ke pihak polsek, bahkan saya juga sampaikan kepada warga jika kedapatan pelaku segera ditindak sebab itu menghancurkan terumbu karang dan lainnya,” jelasnya.
Pelaku bom ikan dengan menggunakan armada tangkap selalu kabur saat aksinya diketahui warga dan pemerintahan kecamatan setempat. “Mereka pas ketahuan bom ikan langsung kabur,” ungkapnya. (ais)

