Jalan Provinsi di Taliabu Rusak Parah

Kondisi jalan yang rusak parah

BOBONG – Kondisi jalan provinsi di Kabupaten Pulau Taliabu memprihatinkan. Jalan yang menghubungkan Bobong-Tikong sudah bertahun-tahun rusak parah belum juga diperbaiki.

Ironisnya, jalan itu baru diaspal dari Bobong hingga Kramat.  Kondisi jalan semakin parah ketika terjadi curah hujan lebat lantaran licin dan berlumpur.  “Kondisi jalan kita saat ini dari tahun ke tahun kian memprihatinkan, dari periode ke periode pemerintah provinsi dan Pemkab Taliabu, belum menunjukkan program pembangunan yang berkualitas, terutama ketersediaan jalan yang layak bagi warga dua kecamatan ini,” ungkap Ariaskal, salah seorang warga Desa Lede, Kecamatan Lede, Rabu (14/7/2021) kemarin.

Ariaskal mengaku, beberapa pekan lalu terjebak ketika melintasi jalan tersebut. Badan jalan semakin berlumpur yang tingginya bisa mencapai hingga lutut orang dewasa. Kondisi tersebut menyebabkan tak jarang kendaraan yang melintasi jalur tersebut terjebak dalam lumpur.

Menurutnya, kerusakan jalan ini bukan masalah baru yang dikeluhkan warga. Bahkan, jalan itu telah menjadi keluhan warganet sejak beberapa tahun lalu. Meski demikian, status jalan tersebut hingga beberapa tahun ini belum ditingkatkan menjadi jalan aspal. Alhasil, Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu kerap menjadi sasaran para netizen.

Amatan Fajar Malut, sejak menghadapi musim hujan beberapa pekan ini, kondisi badan jalan yang berstatus sebagai jalan Pemerintah Provinsi Maluku Utara semakin sulit dilalui oleh pengguna kendaraan. Terutama kondisi jalan di dua kecamatan, yakni mulai dari Desa beringin Jaya hingga Nggele, Kecamatan Taliabu Barat Laut hingga  Kecamatan Lede.

Padahal kata dia, sebelumnya,  Pemprov Malut dan Pemkab Pulau Taliabu mencanangkan program pembangunan jalan tersebut. Namun hingga saat ini baru diaspal beberapa kilometer saja. Sementara status jalan kabupaten di dua kecamatan tersebut baru dilakukan pembukaan badan jalan mulai dari Desa Beringin Jaya-Salati dan dari Nggele-Lede sejak 2019 lalu sebagian telah digusur hingga saat ini belum kelar.

Sedangkan, dari Kasango hingga Tikong belum diaspal. Akibatnya, kerusakan badan jalan yang merupakan akses warga dari pantai utara ke ibukota kabupaten itu kini semakin parah. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pulau Taliabu, Suprayitno yang bepergian keluar daerah sejak bulan lalu hingga kini belum berada di tempat sehingga belum terkonfirmasi terkait peningkatan status jalan kabupaten di dua kecamatan itu. (bro)