Hari Ini Desa Gemaf dan Waleh Lakukan Pencoblosan

Yanto M. Asri

WEDA – Desa Gemaf dan Desa Waleh, yang sebelumnya ditunda proses pencoblosan lantaran masalah teknis, hari ini dilakukan pemilihan setelah segala kekurangan sudah disiapkan.

Pelaksanaan pilkades di dua desa itu disampaikan Ketua Panitia Kabupaten, Yanto M. Asri saat dikonfirmasi, kemarin. “Pilkades dua desa itu besok (hari ini) akan dilakukan, karena semua kesalahan teknis telah diperbaiki dan disiapkan,” ucap Yanto.

Meski demikian lanjut Yanto, untuk Desa Gemaf, pada Selasa (13/07/2021) sore kemarin dirinya didatangi oleh panitia desa dan dua orang cakades. Kedatangan mereka itu menyampaikan perihal salah cetak surat suara. Selain itu mereka juga mempermasalahkan sejumlah warga Gemaf atau anak kampong (kampung) tidak terdaftar di DPT.

Namun Sekda mengaku apa yang disampaikan panitia dan dua calon kades itu adalah keluhan. Namun keluhan itu dianggap terlambat, sebab seluruh tahapan sudah dijalankan sejak awal dan tinggal pencoblosan. 

“Pentahapan itu sudah dilalui oleh panitia desa, kenapa baru kemarin mau pencoblosan baru dikeluhkan ada anak kampung yang tidak terdaftar dalam DPT,” ujarnya. Yanto mengaku, segala sesuatu tetap berpatokan pada mekanisme. Dirinya menganalogikan ibarat sebuah pertandingan tahapannya sudah sampai pada final tidak mungkin kembali lagi pada babak penyisihan.

Jadi persoalan coblos besok ini (hari ini) terus ada yang komplen sesuai masalah DPT, maka sah sah saja asalkan ikut jalur sesuai mekanisme yang ada.

Dia mewarning kepada panitia desa Pilkades Gemaf bahwa semua tahapan itu sudah dilalui dan jalankan proses pencoblosan tersebut. “Jadi pencoblosan besok tetap jalan, jangan karena satu orang mengganggu 1000 orang. Jalan saja, karena ada mekanisme yang harus dilalui kalau tidak puas,” tegasnya.

Yanto mengaku berhati-hati dalam mengambil sikap perihal Pilkades Gemaf. Sebab tahapan DPT itu sudah lewat. “Secara akal sehat ada kandidat yang punya kepentingan mengakomodir DPT itu, tapi yang datang menghadap hanya dua orang calon, maka tidak bisa disikapi, karena kami tidak mau dicurigai bermain-main soal itu,” jelasnya.

“Jadi intinya, semua ada mekanisme dan besok (hari ini) insya Allah Pilkades dua desa itu dilaksanakan,” pungkasnya. Yanto mengaku, arahan pimpinan bahwa seluruh desa yang telah selesai melakukan pencoblosan dan penghitungan suara, agar memasukan laporan secara tertulis hari ini ke panitia kabupaten seluruh dokumennya.

Terkait adanya pihak yang melakukan komplain atas hasil Pilkades kemarin, Yanto mengaku ada satu desa yang datang menemuinya akan membuat gugatan. “Kemarin sekitar jam setengah 6 sore (17.30 WIT) ada beberapa orang datang menyampaikan akan membuat gugatan. Wallahu a’lam bishawab itu Paslon yang mana saya juga tidak tahu,” paparnya.

Ketika ditanya siapa Paslon yang akan menyampaikan gugatan Pilkades Wedana, Yanto juga tidak menjelaskan secara pasti. “Mereka datang menyampaikan secara lisan dan saya hanya sampaikan semua itu ada mekanisme dan jalurnya. Tapi harus dengan bukti yang otentik. Dan ikuti jalur,” ujarnya. (udy)