Advertorial
SOFIFI – Pekerjaan pembangunan Masjid Raya Sofifi saat ini terus di kebut sehingga bisa di resmikan September mendatang oleh presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
Pantauan Fajar Malut dilokasi, terlihat para pekerja terus melakukan pekerjaan untuk menyelesaikan pembangunan masjid tersebut. Selain kendala factor cuaca yang akhir-akhir ini Maluku Utara sering dilanda hujan. Dimana pekerjaan saat ini sedang dilakukan pemasangan keramik lantai, plafon lantai satu, pemasangan paving dan juga pekerjaan lainnya terus berjalan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada pekerjaan tersebut Hartanto saat dikonfirmasi menggunakan telepon seluler menyebutkan, pekerjaan difokuskan pada satu titik, jika cuaca cerah, pekerjaan akan dilakukan diluar ruangan, namun jika terjadi hujan pekerjaan akan dialihkan ke dalam ruangan, sehingga pekerjaan tetap berjalan.
Kata dia saat ini pekerjaan mendekati 70 persen. Sebeumnya Dinas PUPR Provinsi Malut menargetkan pembangunan Masjid Raya Sofifi selesai September mendatang. Dengan begitu, masjid yang nantinya digunakan sebagai lokasi pembukaan STQ tingkat Nasional itu sudah bisa digunakan pada akhir September.
Kepala Dinas PUPR Malut, Djafar Ismail baru baru ini menuturkan, pada Oktober 2021 nanti tidak ada lagi kegiatan untuk pembangunan masjid raya. Karena itu, pihaknya menargetkan akhir September masjid tersebut sudah harus dirampungkan. “Makanya sekarang harus kerja keras. Setiap saat kita monitor terus pekerjaan. Kita kejar agar bisa selesai sebagaimana yang ditargetkan,” kata Djafar.
Kata dia, pekerjaan masjid raya menjadi perhatian serius Gubernur KH Abdul Gani Kasuba. Sehingga setiap saat Gubernur selalu menyempatkan waktu memantau progres pekerjaan pembangunan masjid yang dinamai Shaffa Khairaat. Selain masjid raya, pekerjaan pendukung STQ lainnya yang saat ini dibangun Dinas PUPR juga terus dipantau Gubernur. Hal ini untuk menyukseskan event bergengsi tingkat nasional tersebut. (red)

