SANANA – Polres Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), didesak usut pengadaan anggaran alat pelindung diri (APD) yang saat ini terbengkalai di istana daerah (Isda).
Sekretaris Ana Sua Jakarta Raya, Risman Panigfat mengatakan, beberapa waktu lalu Polres Kepsul berjanji bakal melakukan penyelidikan terkait APD dan anggaran Covid-19 tahun 2020. “Saya membaca di sejumlah media di Kepsul, bahwa Polres Kepsul akan melakukan penyelidikan terkait dana Covid-19 maupun sejumlah APD yang dibiarkan begitu saja di Isda. Jadi saya mau uji komitmen pihak Polres,” katanya kepada wartawan, Kamis (22/07/2021).
Anggota PB HMI itu menilai, sampai saat ini kalau Polres belum mengambil langkah sedikitpun untuk melakukan penyelidikan. “Jangan sampai Polres takut proses masalah itu. Ini menyangkut dengan uang negara. Jadi penegak hukum harus bersikap serius,” tegas Risman.
Magister Hukum itu berharap Polres Kepsul secepatnya melakukan penyelidikan terkait dana Covid-19 yang diduga banyak kejanggalan dalam pengelolaannya. “Iya, saya berharap semoga tidak menundanya terlalu lama,” harapnya.
Sekadar diketahui, sebelumnya Kasat Reskrim Polres Kepsul, IPTU Aryo Dwi Prabowo menyampaikan kepada awak media pada Kamis 1 Juli 2021, bahwa akan memanggil mantan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kepsul, Syafrudin Sapsuha untuk dimintai keterangan. “Rencana kami akan kirim undangan panggilan ke mantan Plt Kadinkes untuk dimintai keterangan. Setelah itu nanti kita lihat, apakah ada pelanggaran atau tidak,” katanya beberapa waktu lalu.(nai)

