WEDA – Proyek pembangunan jalan Lingkar Talaga Nusliko yang dikerjakan CV Multi Karya di sebelah selatan, sejak siang kemarin tak beraktivitas, karena pekerjaan tersebut dipalang pemilik lahan, yang belum menerima penyelesaian ganti rugi.
Pemilik lahan, Simon Ngabalin mengatakan, Bagian Pemerintah dan Perbatasan pemkab Halteng tak punya etika kemanusian. Sebab Bagian pemerintahan tidak pernah berkordinasi soal pembebasan lahan lingkar Nusliko. “Saya marah karena tak punya etika. Seharusnya ada pembicaraan awal, belum ada pembicaraan maupun koordinasi sudah lakukan pembongkaran,” kesalnya.
Ia juga mengaku, ada beberapa tanaman yang telah digusur habis. Dia menyatakan lahan miliknya itu telah bersertifikat. Bahkan ada juga suratnya dari tahun 1976 pada waktu itu ditanda tangani oleh kepala sub direktorat agraria kabupaten Halmahera tengah pada tanggal 8 Mei 1976 dengan No surat : 01/PL/HM/KW/1976. “ Tanah saya itu ada sertifikatnya,dengan kepemilikan orang tua kami atas nama Simon Ngabalin,” akunya.
Pada saat mau digusur untuk digunakan proyek pembangunan jalan lingkar Nusliko, Bagian Pemerintahan melaksanakan sosalisasi, setelah itu tidak ada lagi pembicaraan pembongkaran sampai ke pembebasan lahan. “Pada bulan Desember 2019, kakak kami menghubunggi Kabag Pemerintahan untuk menanyakan tentang lahan yang sudah digusur, Kabag menjanjikan pada awal tahun 2020 akan segera diselesaikan,” tambahnya.
Pada awal tahun 2020, tepatnya tanggal 20 Januari 2020 pemilik lahan kembali mempertanyakan tentang kejelasannya pembayaran pembebasan lahan, lagi-lagi Kabag menjawab mana dokumen, Harus ada keterangan kades supaya kita buat permintaan. “Ini bukan beli rokok atau kue,” ungkapnya, mengutip percakapan pada Whatsapp dengan Kabag Pemerintahan dan Perbatasan, Sofyan.
Karenanya pemilik lahan melakukan pemalangan agar aktifitas pekerjaan dihentikan, sebelum ada kejelasan dari Pemda. “Selama belum ada penyelesaian, kami belum akan membuka palangnya,” tutupnya.
Terpisah Kabag Pemerintahan dan Perbatasan Setda Halteng, Sofyan Abd Gafur saat dikonfirmasi wartawan terkait pembayaran lahan proyek pembangunan jalan lingkar Nusliko, via handphone tidak bisa dihubunggi, bahkan belum ada tanggapan sampai berita ini dibuat. (udy).

Berikan Komentar pada "Proyek Jalan Lingkar Nusliko Dihentikan"