Nomenklatur Ranperda Perumda Akemalako Diprotes

Yamin Rusli

TERNATE – Nomenklatur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Akemalako diprotes komunitas Save Ake Gaale. karena  nama Perumda Akemalako tidak mengakomodasi sisi history, kearifan lokal dan geografis Perumda.

Ketua  Komunitas Save Ake Gaale, Alwan M. Arif menyebut, warga Sangaji di lingkungan Ake Gaale tidak mau mencampuri urusan penyesuaian regulasi tentang PDAM. Tetapi pihaknya mengusulkan agar nomenklatur Perumda diganti dari Perumda Akemalako menjadi Perumda Ake Gaale. 

“Judul Ake Malako, sementara kita ketahui PDAM beroperasi, mengeksplorasi dan eksploitasi di sumber air Ake Gaale, jadi kami memberikan pertimbangan historis, kearifan lokal, pertimbangan geografis, artinya lebih tepat kalau nomenklaturnya Ake Gaale,” tegasnya usai menggelar Rapat Dengar Pendapat bersama Pansus III di kantor DPRD Kota Ternate, siang kemarin.

Alwan mengaku, setelah mendengar aspirasi warga lingkungan Ake Gaale, Pansus akhirnya bersepakat mengakomodir usulan tersebut. “Prinsipnya DPRD setuju dan sepakat menggunakan nama Perumda Ake Gaale,” singkatnya.

Sementara Ketua Pansus III DPRD Kota Ternate, Yamin Rusly menjelaskan, Ranperda Perumda Akemalako yang berisi hampir 120 pasal itu sudah dibahas tuntas sebelumnya. Tetapi tidak terpikirkan nanti ada problem pada nomenklatur Ranperda. “Kami berterima kasih karena komunitas save ake gaale menyampaikan aspirasi itu. Kenapa Ake Gaale, karena ada banyak pertimbangan. Pertama pertimbangan historis, kemudian usia ake gaale, kantor PDAM juga ada di lingkungan Ake Gaale. Prinsipnya dalam rapat tadi Pansus sangat welcom terkait usulan perubahan nama dari Akemalako ke Ake Gaale,” jelasnya.

Tetapi kata dia, Pansus tidak serta merta langsung mengambil keputusan. Ada mekanismenya, karena Ranperda ini di inisiasi oleh Pemerintah Kota Ternate, maka Pansus akan duduk bersama dengan Pemkot untuk menyepakati nomenklatur yang diusulkan tersebut. 

“Tapi prinsipnya semua anggota Pansus menyetujui usulan itu. Sehingga hasil rapat tadi kita masukan dalam Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) Pansus dan akan dibahas bersama Pemkot, insya Allah minggu depan karena minggu ini kota fokus di RPJMD,” jelas Yamin. (nas)