WEDA – Satu unit speedboat milik Pemkab Halmahera Tengah (Halteng) ludes terbakar saat berlabuh di pelabuhan Weda, Desa Fidi Jaya Kecamatan Weda.
Peristiwa tersebut terjadi pada, Kamis (19/8) sekitar pukul 11.00 Wit. Speedboat milik pemkab yang dibeli dengan harga Rp5,5 miliar 2 tahun lalu itu kini hangus total.
Salah satu Warga Desa Fidi Jaya ketika dikonfirmasi mengatakan, speedboat milik Pemkab Halteng atau Were 01 itu sementara melakukan pengisian BBM. “Saya dengar itu speedboat sementara ada pengisian BBM, karena rencananya hari ini pak Bupati mau kunjungan ke Patani,” kata salah satu warga.
Sementara itu menurut saksi Idrus Laboja (52) yang merupakan nahkoda speedboat Were 01, awalnya sedang melakukan aktivitas mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) sebanyak 1 ton di dermaga pelabuhan Weda. “Kami bertiga ABK sedang mengisi BBM, dan pada saat itu saya naik ke anjungan kapal, dimana posisi kontak dan stir berada di anjungan,” ucap Idrus.
Saat berada di bagian setir, Idrus menyalakan kontak untuk menghidupkan mesin dan tiba-tiba terjadi percikan api di bagian mesin dan langsung menyambar membakar seluruh bagian speedboat tersebut.
Kedua ABK yakni Alis Adam dan Askari Amari yang berada di bawah melihat api di bagian mesin langsung berteriak. “Pada saat itu api sudah besar dan membakar bagian belakang bodi speedboat, spontan saya langsung loncat ke laut bersama kedua ABK,” katanya.
Akibat kejadian itu dua ABK speedboat dilarikan ke RSUD Weda karena mengalami luka bakar. Dimana Alis Adam (39) warga Desa Gemia, Kecamatan Patani Utara mengalami luka bakar sekitar 67 persen dan rekannya Askari Amari (45) warga Weda mengalami luka bakar sekitar 27 persen.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Halteng, IPTU Taufik Saimima ketika dikonfirmasi terkait kejadian itu, mengatakan pihaknya belum dapat laporan dari anggotanya. “Kalau kebakaran kita sudah tahu, saat ini menunggu laporan dari anggota yang turun di lokasi kejadian,” ucapnya. (udy)

