TERNATE– Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pemerintahan Tauhid-Jasri yang sempat dipolemikan oleh DPRD Kota Ternate itu sudah tuntas dibahas bersama pada Kamis (19/8) kemarin.
Dimana sejumlah daftar inventarisir masalah (DIM) telah mendapat penjelasan dari Pemkot bersama tim penyusun dan sudah disepakati untuk disahkan pada Jumat (20/8) siang ini melalui paripurna DPRD. Karena DIM DPRD langsung dikoreksi.
Plt Kepala Bappelitbangda Kota Ternate Rizal Marsaoly mengatakan, usai rapat pembahasan DIM Ranwal RPJMD antara Pemkot dan DPRD Kota Ternate, pihaknya bersama tim penyusun langsung menindak lanjuti hasil koreksi itu dengan melakukan perbaikan terhadap dokumen itu.
Dimana dalam rapat itu kata dia, sebanyak kurang lebih 60 poin DIM dari DPRD dan semua sudah selesai dan DPRD juga langsung menyetujui setelah menerima jawaban dari Pemkot Ternate. “Karena ini tahapan normatif yang sifatnya Ranwal, olehnya itu perbaikan dokumen wajib dilakukan oleh pemerintah, dan itu kami lakukan, karena tujuan dari pembahasan DIM hari ini untuk kesempurnaan dokumen Ranwal, bahkan semakin banyak orang yang baca dan koreksi maka dokumen RPJMD makin bagus,” sebutnya.
Menurutnya, dalam ranwal RPJMD hanya pada kelengkapan data dan angka-angka dalam tabel, serta koreksi redaksi yang diminta oleh DPRD. “Sehingga tidak terlalu banyak untuk melakukan perbaikan, dan lengkapi,” ucapnya
Dikatakannya, kekurangan maupun kelebihan dalam suatu dokumen adalah hal wajar. Sebab, DPRD perlu memberikan masukan dan pandangan untuk menyempurnakan dokumen program yang dilaksanakan pemerintah selama 2021-2026. Dan melalui tahapan inilah untuk penyempurnaan bersama DPRD sesuai Permendagri Nomor 86 Tahun 2021 tentang Tatacara RPJMD, misalnya diskusi bersama dengan DPRD pasti ada koreksi dan pihaknya berkewajiban untuk memperbaiki.
Dia menyebut, inti dari masalah yang dibahas ialah soal pendapatan dan belanja daerah, termasuk korelasi program-program OPD dengan 14 program prioritas Tauhid-Jasri.
“Bentuk nomenklaturnya seperti apa, berapa anggaran yang diprioritaskan lima tahun kedepan, jadi tidak terlalu banyak dikoreksi, “katanya.
Program prioritas yang dimaksud itu kata dia, berkaitan dengan penataan kawasan kumuh dan penataan kawasan Pulau Hiri Moti dan Batang Dua yag merupakan bagian dari implementasi visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate. Hal ini untuk menyelaraskan visi dan misi ini secara teknokratis maka dimasukkan dalam dokumen ranwal RPJMD 2021-2026.(cim)

