Kuker, Wawali dan DPRD Temukan Banyak Masalah

Wakil Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen saat meninjau salah satu sekolah di Kecamatan Oba Selatan

TIDORE – Pemerintah Kota (Pemkot) Tidore Kepulauan bersama DPRD Kota Tidore Kepulauan melakukan Kunjungan Kerja (Kuker) yang dipimpin oleh Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen didampingi Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo, Ketua DPRD Kota Tidore Ahmad Ishak bersama seluruh anggota DPRD di daratan Oba, yang diawali dari Kecamatan Oba Selatan pada Senin (23/08/21).

Kunker yang direncanakan berlangsung empat hari tersebut akan dilanjutkan ke kecamatan lainnya yakni Kecamatan Oba, Kecamatan Oba Tengah dan Kecamatan Oba Utara. Kunjungan kerja ini untuk memantau keadaan di masing masing sekolah, sebagaimana yang ditemukkan dilapangan bahwa masih banyak sekali kekurangan dan keluhan yang ditemukan saat rombongan tersebut melihat langsung di sejumlah sekolah. Masih banyak bangunan sekolah yang harus diperbaiki, ada juga guru-guru yang tidak hadir dalam proses belajar mengajar.

Beberapa sekolah yang dikunjungi saat di Kecamatan Oba Selatan antara lain SMPN 19 Desa Maidi, SDN Desa Maidi, SDN 9 Desa Lifofa. Muhammad Sinen dalam kunker tersebut juga mendapatkan beberapa sekolah yang guru-guru honorernya sering tidak hadir dalam proses belajar mengajar, untuk itu beliau memerintahkan kepada kepala sekolah (Kepsek) untuk memberikan sanksi kepada guru yang tidak hadir.

“Sekolah harus mengambil sanksi tegas kepada guru-guru honorer yang sering tidak hadir dalam proses belajar mengajar dengan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku,” kata Muhammad Sinen.

Sosok yang akrab disapa Ayah ini juga menambahkan, tindakan yang dilakukan oleh guru-guru yang tidak hadir tersebut sudah menghambat proses belajar mengajar. “Dan tindakan tersebut sudah merugikan proses pencerdasan anak-anak bangsa, dimana anak-anak di daratan Oba juga berhak untuk memperoleh pengetahuan di dalam sekolah, bila gurunya tidak ada bagaimana anak-anak menjadi tahu dan mengerti pelajaran,” tambah Muhammad Sinen.

Selain memantau kondisi sekolah dan proses belajar tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan, juga ditemui masih banyak sekali sekolah-sekolah yang masih kekurangan guru-guru yang ahli di bidangnya seperti guru Bimbingan Konseling (BK), guru olahraga dan guru kesenian serta budaya. Untuk Ismail Dukomalamo selaku Sekretaris Daerah Kota Tidore dan mantan Kadis Pendidikan memberikan himbauan kepada Kepsek agar menyurat ke Dinas Pendidikan dan BKPSDM tentang kekurangan guru sehingga bisa dibuatkan formasi kebutuhan guru yang masih kurang pada pembukaan lowongan CPNS nantinya.

“Para Kepsek segara menyurat ke Dinas Pendidikan dan BKPSDM agar bisa mengisi kekurangan guru yang tidak ada sehingga pemberian pendidikan kepada anak didik pencapaiannya lebih efektif karena sesuai dengan ahlinya,” harap Ismail.

Selain Kuker ke sekolah-sekolah, tim kuker juga mendatangi kantor Kecamatan Oba Selatan Desa Lifofa, dimana ditemui masih banyak pegawai yang tidak hadir. Untuk itu Wawali memberikan arahan kepada Camat untuk menindaklanjuti pegawai yang tidak hadir tersebut. Kepala perangkat daerah yang turut mendampingi dalam kunjungan kerja ini adalah Inspektorat, BKPSDM, Dinas Pendidikan dan Sekwan. (hms)