DARUBA – Kepala Satuan Narkoba Polres Pulau Morotai, Iptu Andi Idrus, mengungkapkan narkoba jenis Gorila kini mulai beredar di Kabupaten Pulau Morotai.
“Sekarang ini yang gampang kita dapat itu tembakau Gorila ini. Di morotai saja sudah mulai beredar, saya sudah mulai cek tembakau Gorila sudah ada,” ungkap Andi dalam kegiatan sosialisasi bahaya narkoba yang di gelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pulau Morotai baru baru ini.
Menurut Andi, tembakau Gorila ini harganya cukup murah dan mudah di dapat. “100 ribu bisa dapat, jadi efeknya cukup lama kemudian dipakai cukup lama. Itu jenis tembakau yang disisipkan zat kimia jadi gampang di dapat,” katanya.
Andi mengaku, saat ia masih bertugas di Polda Malut sempat mengamankan tembakau tersebut, dan penggunanya banyak memesan melalui situs online. “Ada juga dia beredar di pesan online, rata-rata yang kami amankan kemarin di Polda itu mereka pesan secara online,” beber Andi. Kata Andi, efek tembakau Gorila sangat keras dan jika dikonsumsi cukup irit.
“Tembakau Gorila itu pernah kami amankan, satu gulungan kalau di isap sampai bisa tiga hari mereka isap satu hari dua tarikan, karena pemakai yang aktif mereka tidak bisa pakai tiap hari karena uap nya keras,” terangnya. Dan untuk memastikan apakah itu tembakau Gorila atau bukan, lanjut dia, sangat sulit karena tembakau tersebut sejenis tembakau rokok, jadi harus melalui uji lab di Makassar. “Tembakaunya itu sama dengan rokok saja, jadi bisa dipastikan kecuali kita uji di Makassar,” ujarnya.
Untuk antisipasi itu, pihaknya selalu melakukan pemantauan di pintu masuk seperti pelabuhan. Ditanya untuk di Morotai sendiri apakah sudah di temukan, dirinya mengaku masih dalam penyelidikan. “Kalau kemarin ada, tapi belum sempat kami dapatkan sementara kami masih penyelidikan,” tandasnya. (fay)

