Waspada Belokan Angin di Wilayah Malut

Kantor BMKG Stasiun Meteorologi Kelas 1 Babullah Ternate
Kantor BMKG Stasiun Meteorologi Kelas 1 Babullah Ternate

TERNATE – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate, memperkirakan Wilayah Maluku Utara (Malut) akan diguyur hujan deras, angin kencang disertai gelombang tinggi pada pekan ini.

BMKG menyebutkan, daerah yang berpotensi mengalami cuaca hujan lebat, angin kencang disertai gelombang tinggi adalah Kota Ternate, Kota Tidore, Halmahera Selatan, Halmahera Tengah, Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu. “ Kota Ternate, Tidore, Halsel, Halteng, Kepulauan Sula dan Taliabu masih dominan berpotensi cuaca ekstrim,” kata Petugas prakiraan cuaca BMKG Stasiun Babbullah, Setiawan Sri Raharjo, Rabu (08/09/2021).

Setiawan menjelaskan, cuaca ekstrem ini disebabkan adanya pola tekanan rendah di Filipina dan Samudra Pasifik, sehingga terbentuknya belokan angin (pola shearline) di wilayah Malut sehingga mengakibatkan pertumbuhan awan cukup signifikan.

Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat agar waspada, terutama yang tinggal berdekatan dengan hilir sungai dan tepian pantai. Masyarakat juga perlu memperhatikan peringatan gelombang tinggi 2,5 meter yang berpotensi terjadi di perairan Batang Dua, Bacan, Obi, Sanana hingga Taliabu. “Sepekan kedepan wilayah Malut masih berpotensi terjadi hujan lebat yang berdampak pada meluapnya debit air sungai dan mengakibatkan genangan air di beberapa wilayah,” ungkapnya.

BMKG juga melaporkan suhu udara saat ini berkisar antara 22-33 derajat celcius, kelembaban udara antara 66 sampai 100 persen. “Angin permukaan umumnya bertiup dari Arah Timur ke Barat Daya dengan kecepatan berkisar 5-50 kilometer per jam,” ucapnya. (nas)