LABUHA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) rupanya geram terhadap klaim dukungan tim bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba yang belakangan ini ramai diberitakan media massa maupun media sosial.
Pasalnya, hingga saat ini partai besutan Megawati Soekarno Putri itu belum mengeluarkan rekomendasi terhadap paslon pada pilkada Halsel tahun 2020 ini. Di Provinsi Maluku Utara, tercatat, PDIP baru memberikan rekomendasi untuk 2 daerah, yakni Kabupaten Halmahera Barat dan Kota Tidore.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Halsel, Benyamin Daud, ketika dikonfirmasi Senin (9/3) kemarin menegaskan, sejauh ini PDIP belum mengeluarkan Surat Keputusan (SK) bakal calon untuk Pilkada Kabupaten Halsel. Karena itu, apa yang diberitakan itu tidak benar. “Belum ada SK untuk Pilkada Kabupaten Halsel yang dikeluarkan oleh DPP PDIP. Untuk Provinsi Malut itu hanya Kota Tidore dan Halbar,” kata Benyamin. Meski begitu, Benyamin tidak menapik pertemuan dengan beberapa partai politik (parpol) koalisi Usman-Bassam belum lama ini. Menurutnya, pertemuan itu hanya sebatas koordinasi biasa.
Klaim dukungan tim Usman-Bassam mencuat ke publik, setelah pertemuan PDIP Halsel dengan sejumlah parpol koalisi. Akibatnya, DPC PDIP pun mendapat teguran dari DPD PDIP. Benyamin mengaku pihaknya mendapatkan surat teguran tersebut lantaran dicurigai mendukung paslon Usman-Bassam. ”Kami sudah dapat surat teguran, meski hanya kesalahapaham,” ujar Beny, sapaan akrabnya.
Psalon Usman-Bassam kini dalam ancaman mocong putih. Selain membantah dukungan, PDIP juga meminta tim paslon Usman-Bassam agar mencabut logo dukungan partai, baik yang dipublikasikan ke media massa maupun medsos karena belum ada surat keputusan dari DPP PDIP. ”Kami sudah meminta salah satu media online agar mencabut logo iklan di salah satu paslon itu,” tandas Benyamin.
Sementara itu Ketua Bapilu PDIP Kabupaten Halsel Lajamra Jakaria menegaskan, apabila ada oknum-oknum yang mencoba memasang logo PDIP di salah satu paslon, maka pihaknya tidak segan-segan memproses ke ranah hukum. “Apabila ke depan ada orang yang memasang logo PDPI, kami akan proses di ranah hukum,” tegasnya. (nan)


Berikan Komentar pada "Usman-Bassam dalam Ancaman Moncong Putih"