Polres Halteng Rahasiakan Hasil Labfor

WEDA – Hasil penyelidikan Laboratornum Forensık (Labtor) oleh Bareskrim Polri yang ada di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel)  terkait kasus kebakaran lemari milik Kades Masure, Buang Samiun di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng).

Kebakaran itu menghanguskan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Masure tahun 2019 sebesar Rp.400 juta telah diterbitkan, namun Polres Halmahera Tengah (Halteng)  belum membeberkan hasıl labfor tersebut. Padahal hasil tersebut selama ini ditunggu oleh public, apakah kebakaran tersebut memang terjadi ataukan ada factor kesengajaan.

Kasat Reskrim Polres Halmahera Tengah, IPTU A. Effan Sulaman saat dikonfirmasi mengatakan, hasil labfor sudah keluar, namun belum bisa dibeberkan ke public, karena dikhawatirkan mengganggu proses penyelidikan yang sementara dilakukan. “Kalau kita sudah beberkan ke public, nanti mempengaruhi proses penyelidikan,” kata perwira berpangkat Inspektur Polisi Satu itu.

Dia berjanji akan menyampaikan ke public, jika kasus tersebut naik status dari penyelidikan ke penyidikan. “Nanti kalau sudah ada tersangka, baru kita sampaikan ke public,” janjinya. Diketahui kebakaran yang terjadi Rabu (16/1) lalu sekitar pukul 16.00 Wit itu, hanya menghanguskan sebuah lemari yang berisi uang dan dokumen desa serta dinding kamar yang berada di belakang lemari. Usai kebakaran, penyidik langsung membawa barang bukti ke Labfor Makassar, Sulsel, untuk diselidik. (udy)

Berikan Komentar pada "Polres Halteng Rahasiakan Hasil Labfor"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*