DP3A Kepsul Perbanyak Sosialisasi di 2022

Kadis P3A Kepsul, Nurlita

SANANA – Untuk mengatasi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di bawah umur, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), akan perkuat sosialisasi kepada masyarakat. Sebab, tahun sebelumnya dinas tersebut sangat minim melakukan kegiatan sosialisasi.

“Iya, kami akan perbanyak sosialisasi kepada masyarakat. Karena tahun sebelumnya itu sangat kurang kegiatan sosialisasi ke masyarakat. Apalagi di Sula ini sangat rawan kasus seksual anak di bawah umur dan kekerasan terhadap perempuan,” kata Plt. Kepala Dinas (Kadis) P3A Kepsul, Nurlita saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/09/2021).

Nurlita mengaku, di 2021 ini kegiatan sosialisasi sangat minim sekali. Jadi, di tahun 2022 nanti P3A bakal memperbanyak sosialisasi kepada masyarakat. “ Kita akan mulai dari tingkat kecamatan, kemudian ke desa yang masuk kategori rawan kekerasan seksual anak di bawah umur dan kekerasan terhadap perempuan,” bebernya.

Selain di kecamatan dan desa, dia menambahkan, mereka dengan pihak sekolah akan melakukan sosialisasi. “Kita akan turun di sekolah. Tentu kita dari dinas juga berharap kepada seluruh orang tua agar tidak mendidik anaknya dengan cara kekerasan. Orang tua harus perkuat iman anaknya dengan perbanyak mengajari tentang agama,” harap Nurlita.

Sekadar diketahui, data yang didapat dari dinas terkait untuk kasus kekerasan seksual anak di bawah umur dan perempuan, sejak dari Januari hingga Agustus 2021, sebanyak 8 kasus. Sedangkan data yang didapat dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Walima Sula, kasus tersebut sebanyak 21 kasus.(nai)