Beda Pilihan, Kades Tarik Bantuan

Suharjoni

WEDA – Baru beberapa bulan dilantik, tampaknya Kepala Desa (kades) Aer Salobar, Suharjoni menyimpan dendam politik kepada warganya yang berseberangan dengan kepentingannya pada Pilkades beberapa waktu lalu. Pasalnya, kades terpilih itu dikabarkan hendak menarik bantuan fiber (perahu nelayan) dari salah satu warga yang menerima bantuan semasa mantan kades sebelumnya.

Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, Kades Aer Salobar, Suharjoni berkeinginan menarik bantuan fiber itu dari tangan warganya, yaitu Noho lantaran beda pilihan politik pada saat Pilkades. “Padahal fiber itu telah diterima pada masa jabatan kades lama,” ucap seorang warga kepada koran ini yang enggan namanya dikorankan.

Fiber tersebut mau diambil alih oleh Suharjoni dari tangan Noho dengan tujuan untuk diberikan kepada salah satu tim suksesnya. “Masa bantuan fiber masa kades lama, mau ditarik kembali oleh kades baru (Suharjoni) untuk diberikan kepada tim suksesnya, inikan sangat aneh,” katanya kesal.

Anehnya, Suharjoni mengancam Noho dengan membuat laporan polisi dengan tuduhan pencurian. “Inikan fitnah yang dibuat oleh Kades, masa bantuan sudah diterima kok mau ditarik, baru melaporkan warganya ke polisi lagi, inikan aneh,” tandasnya.

Terkait hal tersebut Camat Weda Selatan, Hairun Amir saat dikonfirmasi terkait tindakan Kades Aer Salobar dirinya mengaku sangat menyesalkan sikap seorang kades terhadap masyarakatnya itu. “Memang benar ada informasi itu dan saya sudah mendapat laporan langsung dari masyarakat, jadi saya sangat menyesalkan sikap Kades Aer Salobar ini,” singkatnya. (udy)