SOFIFI – Tak terasa waktu berputar begitu cepat seiring dengan perkembangan zaman. 22 Tahun sudah usia Provinsi Maluku Utara, sejak diperjuangkan di tahun 60-an. Jejak perjuangan dan pengorbanan telah dibuktikan. Ribuan ton kopra ikut di sumbangkan. Bahkan ada yang sampai dibuang ke Nusa kambangan. Api perjuangan terus dikobarkan hingga pada generasi akhir 90an.
Harapan menjadi kenyataan, mimpi pemekaran Provinsi Maluku Utara yang di idam-idamkan dapat di wujudnyatakan. 12 Oktober 1999, tanggal yang menorehkan sejarah di mulainya peradaban. Dan menetapkan Sofifi sebagai ibukota Provinsi Maluku Utara, sebuah penanda diawalinya pembangunan.
Untuk itu menyambut Hari Ualng Tahun Provinsi Maluku Utara (Malut) ke 22 pada 12 Oktober Tahun 2021, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Malut melakukan kegiatan “Malam Muhasabah” Senin (11/10/21) malam bertempat di Center Point Halaman Depan Gedung DPRD Provinsi Malut.
“Mereview kembali kronika dibentuknya Provinsi Maluku Utara yang lahir pada tanggal 12 Oktober 1999, ajang refleksi dan evaluasi terhadap pembangunan Provinsi Maluku Utara selama kurang lebih dua dasawarsa,” kata Kabag Umum Sekretariat DPRD Malut Zulkifli Bian. Kata dia, bukan hanya itu, kegiatan tersebut juga bertujuan sebagai media silahturahim keluarga besar para pejuang pemekaran, DPRD Provinsi Malut, Organisasi Perangkat Daerah dengan stakeholder dan masyarakat.
Kata Ipi sapaan akrabnya, kegiatan yang dimulai pada pukul 8 malam waktu Maluku Utara itu, akan menampilkan sejumlah rangkaian kegiatan, diantaranya musik religi, Siloloa Sekretariat DPRD Malut, Napak Tilas dan Pidato Refleksi 22 Tahun Provinsi Maluku Utara.
“Acara tersebut yang akan menjadi narasumber adalah Pimpinan DPRD Malut, Sofyan Daud SH, Eksponen 99 Pemekaran Provinsi Maluku Utara, Ketua Bapemperda DPRD Malut dan Dosen Fisip UMMU Dr. Herman Oesman, S.Sos, M.Si, acara 22 Tahun Provinsi Maluku Utara bersifat limited edition yang akan dilaksanakan diruang terbuka dikarenakan dalam situasi pandemic dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan, sehingga undangan sangat terbatas,” jelasnya.
Kata Ipi, kegiatan tersebut mengacu pada tema Hari Ulang Tahun Provinsi Maluku Utara 12 Oktober 1999 – 12 Oktober 2021 dengan mengundang 45 anggota DPRD Malut, 10 pimpinan media, 5 pimpinan LSM, 7 pimpinan perguruan tinggi dan pimpinan SKPD Provinsi Maluku Utara.(red)

