WEDA – Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) tunggal di jalur lintas Payahe-Weda kembali memakan korban. Dua orang yang diketahui bekerja di perusahaan industri pertambangan PT IWIP, meninggal dunia di lokasi Tempat kejadian perkara (TKP) pada Sabtu (20/11/2021) siang sekitar pukul 11:40 Wit.
Kapolsek Oba, IPDA Jufri Yusup membenarkan lakalantas tunggal yang terjadi di jalur Payahe-Weda, tepatnya di KM 2 Kelurahan Payahe, Kecamatan Oba, Tidore kepulauan (Tikep). Kecelakaan tunggal itu mengakibatkan dua karyawan PT IWIP meninggal dunia di TKP.
Dua korban itu atas nama Amril Kiat (32) pengendara sepeda motor, alamat Desa Saketa, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dan Mariani Darwan (27), alamat Tuguiha, Kecamatan Tidore Selatan, Kota Tidore Kepulauan. “Keduannya berboncengan,” ucap IPDA Jufri Yusup saat dikonfirmasi.
Jufri menjelaskan, korban Amril Kiat dan Mariani Darwan berboncengan menggunakan motor jenis honda beat tidak ada nomor polisi. Keduanya berangkat dari Weda, Kabupaten Halteng diduga dengan tujuan ke pelabuhan speed Loleo, Kecamatan Oba Tengah, Kota Tikep untuk mengantarkan korban Mariani Darwan menuju ke Kota Tidore Kepulauan. “Namun saat sampai di KM 2 Kelurahan Payahe terjadi kecelakaan, dan menewaskan keduanya,” tuturnya.
“Diduga motor yang dikendarai itu dengan kecepatan tinggi sehingga menaiki tumpukan tanah di bahu kanan jalan, akibatnya motor menabrak tebing,” tambah Kapolsek.
Mendapat laporan warga atas kejadian itu, Anggota Piket Polsek Oba langsung turun ke TKP untuk melakukan tindakan pertama kepolisian dan mengamankan korban dengan mobil ambulance Puskesmas Payahe. “Selain itu kami mengamankan barang bukti motor jenis honda beat dan barang bawaan kedua korban di Polsek Oba,” sebutnya.
Kecelakaan itu, korban Amril mengalami luka berat di bagian belakang kepala dan Mariani Darwan mengalami luka berat di kepala bagian depan dan belakang.
Adapun tindakan petugas piket Polsek Oba mendatangi dan melakukan olah TKP mengamankan BB, serta mencari saksi untuk keterangan dan membuat permintaan visum et repertum. “Untuk kedua korban meninggal sudah dipulangkan ke kampung halaman masing-masing untuk dimakamkan,” tutupnya. (udy)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

