TERNATE – Keluhan warga terkait pelayanan air bersih pada sejumlah kelurahan di Kota Ternate, dipastikan akan tuntas dalam waktu tiga hari. Ini setelah alat inverter yang di pesan bersama teknisinya sudah tiba di Ternate pada Selasa (23/11/2021).
Untuk memastikan kesiapan alat itu, Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman turun melihat sistem pengelolaan air minum (SPAM) yang lokasinya di kelurahan Ngade Ternate Selatan pada Selasa (23/11/2021) sore, kedatangannya untuk memastikan pemasangan alat inverter tersebut yang dibeli PDAM.
Sebelumnya, pada Selasa pagi Wali Kota melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada kantor Perumda Air Minum Ake Gaale di Kelurahan Sangaji Utara, Kecamatan Ternate Utara, untuk memastikan sejauh mana proses penanganan problem air bersih pada beberapa wilayah di Kota Ternate.
Saat sidak itu, Wali Kota menemui sejumlah petinggi Perumda diantaranya Plt Dirut PDAM Thamrin Alwi, Kabag Administrasi, Kasi Perencanaan, tim Geografis Informasi Sistem (GIS) serta Bagian teknik Perumda Air Minum Ake Gaale.
Usai sidak Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman mengatakan, sidak yang dilakukan untuk memastikan sejauh mana penanganan air bersih di Kota Ternate. Sidak tersebut juga untuk memastikan proses pergantian inverter yang dibeli Pemkot beberapa waktu lalu, “Saya cuma Sidak untuk memastikan proses perbaikan inverter dan memastikan proses pekerjaannya,” katanya.
Dia menjelaskan, inverter yang dibeli beberapa waktu lalu telah tiba di Ternate, namun belum bisa dipasang karena teknisinya masih mengerjakan kerusakan pada daerah lain. “Tapi siang ini, teknisinya tiba di Ternate dan saya minta agar langsung bekerja, tadi juga sudah saya sampaikan ke jajaran PDAM,” kata Wali Kota.
Usai melakukan tinjauan pemasangan alat inverter itu Wali Kota menegaskan, pemasangan alat itu ditargetkan rampung dalam waktu tiga hari kedepan. Meski demikian, Wali Kota berharap pekerjaannya cepat selesai sebelum tiga hari sebagaimana ditargetkan. “Saya minta, jangan sampai tiga hari, saya langsung melihat proses pekerjaan tersebut untuk memastikan proses pekerjaan berjalan cepat,” ungkap Wali.
Mantan Sekda Kota Ternate ini menyebutkan, direksi kedepan, harus berpikir untuk mengembangkan sumber daya manusia, terutama yang berkaitan dengan hal-hal teknisi, sehingga jika ada problem, teknisinya sudah stay di Ternate, hal ini dalam rangka untuk menghindari ketergantungan teknisi dari luar.
Dia juga meminta agar diaktifkan pengelola informasi publik atau humas PDAM sebagai jembatan komunikasi antara perusahan dengan pelanggan atau masyarakat. “Saya minta humas perusahaan proaktif dalam menyampaikan informasi atau perkembangan perusahan kepada masyarakat atau pelanggan, sehingga jika ada problem atau masalah, langsung disampaikan secara update kepada masyarakat, kedepan, saya berharap Perumda Air Minum Ake Gaale dapat terus meningkatkan kinerjanya demi pelayanan terbaik pada masyarakat Kota Ternate, karena air adalah kebutuhan primer yang harus terpenuhi,” terangnya sembari meminta dukungan warga untuk mendoakan.
“Alhamdulillah teknisi sudah datang dan insya Allah paling lambat besok sudah bisa diaktifkan. Mari kita doakan agar bisa berjalan dengan baik untuk pemasangan dua alat inverter tersebut, agar masyarakat dapat kembali menikmati air bersih,” tegasnya.(cim)

