SANANA – Sejak Januari hingga November 202,1 tercatat sebanyak 1.990 warga Kabupaten Kepulauan Sula mengurus pindah domisili. Jumlah perpindahan itu, baik antar provinsi atau antar kabupaten di Malut. Yang terbanyak pindah di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, dan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Sula, Bambang Fataruba mengatakan, jumlah warga yang mengajukan pindah domisili selama 2021 sudah mencapai ribuan orang.
“Data pindah penduduk yang kami kantongi sejak Januari sampai November 2021 sebanyak 1.990 orang yang pindah dari Sula,” katanya kepada wartawan, Senin (27/12/2021).
Bambang mengaku, warga yang pindah itu kebanyakan di dua kabupaten tersebut ketimbang provinsi. Alasan pindahnya beragam, ada yang kuliah dan pindah tugas, tetapi kebanyakan cari kerja di daerah perusahan Weda dan Obi.
“Yang pindah ke Weda dan Obi sekitar 60 persen. Ini sangat berpengaruh, karena sesuai undang- undang, apabila penduduk kita berkurang di bawah 100 ribu, maka dampaknya pada jumlah kursi di DPRD, dan itu saya sampaikan ke KPU dan partai politik pada saat rapat,” bebernya.(nai)

