Nekat ke Kepsul Gunakan Longboat

SANANA – Meski telah dibatasi akses masuk ke Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), namun ada warga yang berdatangan dari daerah lain tanpa sepengetahuan Pemerintah Daerah (Pemda) Kepsul.

Beberapa waktu lalu, posko bersama gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kepsul mengamankan beberapa orang warga yang datang dari Namlea, Kabupaten Buru dan dari Kabupaten Pulau Taliabu menggunakan longboat. β€œ Kami berharap, warga Kepulauan Sula (Kepsul) yang masih berada di luar daerah agar berdiam diri dulu di tempat yang saat ini,” harap Ketua pelaksana gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kepsul, Hendra Irawan Umabaihi kepada wartawan, Minggu (29/3).

Hendra menyampaikan, pihaknya tidak melarang warga Kepsul untuk datang ke sini. Tetapi dengan maraknya wabah virus corona (Covid1-19) tersebut, maka dibutuhkan kerja sama dari warga Kepsul. β€œHal ini demi keselamatan kita bersama. Jadi diminta saling pengertian,” harapnya. Sekadar diketahui, data terakhir untuk Kepulauan Sula hingga 27 Maret 2020, orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 167 orang, diantaranya, Kecamatan Sanana 137 orang, Sanana Utara 8 orang, Sulabesi Tengah 4 orang, Sulabesi Timur 6 orang, Sulabesi Barat 2 orang, Mangoli Tengah 3 orang, Mangoli Timur 3 orang, Mangoli Barat 1 orang dan Mangoli Utara 3 orang. Orang dalam pengawasan (ODP) sebanyak 9 orang, yakni Kecamatan Sanana 6 orang, Sanana Utara 2 orang, Mangoli Timur 1.(nai)

Berikan Komentar pada "Nekat ke Kepsul Gunakan Longboat"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*