Perayaan Adat Talude dan HUT Desa Kusu Digelar

Wawali saat memberikan sambutan

TIDORE – Masyarakat Adat Famanyira Desa Kusu menggelar kegiatan acara adat tahunan TALUDE yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) desa Kusu ke 105 tahun, kegiatan ini dihadiri Wakil Walikota Tidore Kepulauan Muhammad Senen.

Dalam sambutannya Muhammad Senen mengatakan, usia desa Kusu sudah mencapai 1 abad lebih, oleh karena itu Kusu tidak bisa kita ragukan lagi dari sisi kedewasaan lewat usia yang cukup panjang.

“Atas nama pemerintah daerah kami ucapkan selamat, dan ini adalah sejarah karena Ir. Soekarno pernah mengatakan jangan sekali-kali melupakan sejarah karena sejarah merupakan bagian dari jati diri kita,” ungkap Muhammad Senen.

Lanjut pria yang di sapa Ayah Erik mengatakan, jika kita mengetahui makna Jati diri maka kepada pemuda pewaris sejarah harus bisa menanamkan niat bahwa maju dan tidaknya sebuah daerah tergantung pemuda, karena pemuda adalah harapan bangsa dan pemuda adalah generasi emas Negara ini.

Selain itu dirinya juga berpesan, sebagai manusia tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan dari orang lain, makanya sesama manusia jangan saling memfitnah dan sesama manusia jangan saling menghujat satu sama lain.

“Jika salah harus dibenarkan dan jika benar harus dipertahankan, jika persoalan ini ditanamkan dalam diri pemuda, maka saya yakin dan percaya desa Kusu kedapan akan lebih maju lagi,” ungkap mantan anggota DPRD Tikep tiga periode.

Sementara Dewan Adat Famanyira Desa Kusu Sefnat Doter mengatakan kegiatan yang dilaksanakan adalah sebuah tradisi yang di gagas oleh leluhur selama ini. “Kita patut bersyukur kepada meraka karena apa yang mereka gagas sampai saat ini masih bisa terpelihara oleh anak cucu,” katanya.

“Pada saat itu leluhur kami belum memiliki agama, karena pada saat itu sudah percaya adanya Tuhan namun belum ada agama hanya agama lokal, itupun bisa menggagas sebuah kegiatan yang kita laksanakan hingga saat ini,” ungkapnya.

Kegiatan adat tahunan ada dua makna, yang pertama bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan yang maha kuasa atas berkat merekalah bisa hidup dalam setahun, Makna yang kedua adalah kebersamaan. Acara ini jangan dinilai hanya seremonial belaka namun acara tersebut memiliki makna yang luar biasa.

“Olehnya itu saya pesan kepada masyarakat desa Kusu, jika ingin maju maka kita harus berpikir kedapan agar nantinya desa dan generasi Kusu lebih maju lagi kepan, bila perlu ada generasi Kusu yang duduk di parlement,” ungkapnya.

 Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah anggota DPRD kota Tidore kepulauan Dapil II dan Dapil I, Camat Oba Utara, lurah dan kades Se kecamatan Oba Utara. (hms)